Sosok Pedagang Tahu yang Tewas Usai Ditabrak Mobil Berstiker SPPG, Tinggalkan Anak yang Masih Kecil
khairunnisa May 13, 2026 12:04 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Inilah sosok pedagang tahu yang tewas akibat ditabrak mobil berstiker SPPG.

Untuk diketahui, pria bernama Sanoeri (41), pedagang tahu goreng dinyatakan meninggal dunia setelah gerobaknya ditabrak mobil berstiker Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Pulau Kalimantan Raya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Usut punya usut, Sanoeri ternyata merupakan tulang punggung keluarga. 

Ketua RW 002 Kelurahan Aren Jaya, Bekasi Timur, Sri Suryani (56), mengatakan korban sehari-hari berjualan tahu goreng di lokasi kejadian untuk menghidupi keluarganya. 

“Korban masih punya anak usia empat tahun. Dia tulang punggung keluarga,” ujar Sri saat ditemui di rumah duka, Selasa (12/5/2026). 

Sri mengatakan, saat kecelakaan terjadi korban tengah menggoreng tahu di gerobaknya sebelum akhirnya ditabrak mobil Daihatsu Grandmax yang digunakan untuk operasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). 

Menurut dia, korban sempat dilarikan ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis. 

Namun luka berat di bagian kepala membuat nyawanya tidak tertolong. 

Di mata warga sekitar, Sanoeri dikenal sebagai sosok yang baik dan ramah kepada lingkungan sekitar. 

“Korban ini baik, enggak neko-neko. Orangnya sopan. Setiap ketemu orang yang dikenal pasti dia menyapa,” ujar Sri. 

Sri juga mengatakan, korban tinggal bersama kedua orangtuanya di rumah duka yang berada di RT 007/RW 002 Kelurahan Aren Jaya. 

Korban sempat tinggal di rumah kontrakan sebelum akhirnya diminta tinggal bersama orangtuanya. 

“Tadinya dia ngontrak. Karena di sini ibu sama bapaknya cuma berdua, terus diajak tinggal bareng di rumah sini,” kata Sri. 

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari Jalan Nusantara menuju arah Tambun. 

“Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil. Sopir tersebut kemudian membanting setir ke kiri,” ujar Ojo dalam keterangan resminya. 

Menurut Ojo, saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. 

“Masih dalam proses penyelidikan. Saat ini masih ditangani Tim 1 Unit Laka Restro Bekasi Kota,” ujar dia.

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.