Pascabencana Sumatera Mulai Pulih, Tito Ungkap Sekolah hingga Listrik Berangsur Normal
Mohamad Yusuf May 13, 2026 02:50 AM

TRIBUNBEKASI.COM, PALMERAH - Pemerintah mulai mempercepat fase pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera setelah masa tanggap darurat dinyatakan terlewati.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini masuk tahap transisi menuju pemulihan penuh.

Hal itu disampaikan Tito usai rapat progres percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Tito menjelaskan, kondisi di daerah terdampak perlahan mulai membaik.

Baca juga: Sanoeri, Pedagang Kaki Lima yang Ditabrak Mobil Dapur MBG di Bekasi Meninggal, Sempat Koma di RS

Menurut dia, Sumatera Utara dan Sumatera Barat hampir menyelesaikan masa transisi, sementara Aceh hanya tinggal sedikit lagi sebelum masuk tahap pemulihan penuh.

“Karena sekarang ini sebetulnya kita sedang masuk, sudah melewati darurat, masuk ke sekarang transisi menuju pemulihan,” ujar Tito, Selasa (12/5/2026).

Ia mengatakan sejumlah layanan dasar masyarakat juga sudah kembali berjalan normal.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, misalnya, aktivitas pemerintahan mulai pulih dan rumah sakit di seluruh kabupaten kembali beroperasi.

Meski demikian, masih ada beberapa puskesmas pembantu di desa yang masih dalam proses penanganan.

Baca juga: Pemkab Karawang dan World Bank Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Listrik hingga Internet Berangsur Pulih

Selain layanan kesehatan, pemerintah juga memastikan pasokan listrik hampir sepenuhnya pulih di wilayah terdampak bencana.

Hanya beberapa daerah yang masih terisolasi akibat akses jalan terputus sehingga distribusi listrik belum maksimal.

Untuk mengatasi kondisi itu, pemerintah menyalurkan genset sebagai solusi sementara bagi masyarakat.

Distribusi bahan bakar minyak melalui SPBU, jaringan internet, jalan nasional, hingga jembatan nasional juga disebut kembali berfungsi secara bertahap.

Di sektor pendidikan, pemerintah bersama kementerian terkait mulai mempercepat perbaikan fasilitas sekolah yang rusak akibat bencana.

“Terutama yang sekolah-sekolah yang belum ideal untuk proses belajarnya. Proses belajarnya sudah 100 persen tapi belum ideal,” jelas Tito.

Pemerintah Salurkan Dana Rp10,6 Triliun

Dalam proses percepatan pemulihan ini, pemerintah pusat juga telah menyalurkan tambahan transfer ke daerah sebesar Rp10,6 triliun untuk tiga provinsi terdampak.

Dana tersebut disalurkan kepada pemerintah provinsi, kabupaten, hingga kota guna mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Sudah ditransfer semua, tuntas sudah. Februari, Maret, April tiga kali, sudah tuntas, totalnya Rp10,6 triliun,” jelasnya.

Baca juga: Profil 2 Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar, Salahkan Jawaban yang Benar

Tito menegaskan pemerintah pusat terus mengawal penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak.

Selain transfer daerah, bantuan juga datang dari sejumlah kementerian dan lembaga.

Kementerian Pertanian, misalnya, menyiapkan dukungan untuk pemulihan lahan pertanian terdampak bencana.

Sementara Kementerian Sosial menyalurkan bantuan sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana mendukung pembangunan hunian sementara serta dana tunggu hunian.

Baca juga: Respons Dinkes Bekasi Bantargebang Disebut Penyumbang Emisi Gas Metana Terbesar Kedua di Dunia

Pemerintah Siapkan Perpres Pemulihan

Lebih lanjut, Tito mengungkapkan pemerintah juga tengah menyusun rencana induk pemulihan yang nantinya akan dituangkan dalam bentuk Peraturan Presiden atau Perpres.

Rencana tersebut disusun dengan target pelaksanaan hingga tahun 2028.

“Nah, ini kalau nanti sudah disetujui oleh Bapak Presiden, maka otomatis speed-nya akan lebih kencang lagi, ketika anggaran sudah disalurkan kepada kementerian dan lembaga yang menangani,” tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.