Kunci Jawaban Biologi Kelas 11 SMA Halaman 62 63 64 65 66 Kurikulum Merdeka: Jaringan Penyusun Daun
Fitri Wahyuni May 13, 2026 10:03 AM

BANGKAPOS.COM -- Terdapat tugas Biologi kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka edisi tahun 2022.

Tugas tersebut ada di halaman 62 - 66 pada Bab 3 yang berjudul Proses Pengaturan pada Tumbuhan.

Siswa diminta untuk mengerjakan tugas Ayo Bereksplorasi Aktivitas 3.2 dan Aktivitas 3.3 yang membahas materi tentang tentang jaringan penyusun pada tumbuhan.

Baca juga: Kunci Jawaban Biologi Kelas 11 SMA Halaman 16 17 18 19 Kurikulum Merdeka, Bab 1 Menjelajah Sel

Sebelum melihat kunci jawaban, siswa harus mengerjakan tugas secara mandiri terlebih dahulu.

Selengkapnya berikut kunci jawaban Biologi kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka halaman 62 - 66.

Ayo Bereksplorasi

Ayo Berkerja Sama

Baca juga: Soal dan Kunci Jawaban Biologi kelas 11 SMA Halaman 123 124 126 Kurikulum Merdeka: Pertukaran Zat

Aktivitas 3.2

Kalian akan mengamati jaringan penyusun daun pada tumbuhan menggunakan mikroskop cahaya bersama dengan teman dalam satu kelompok kecil.

Tujuan:

Melakukan pengamatan jaringan penyusun daun pada tumbuhan monokotil dan dikotil menggunakan mikroskop cahaya.

Alat dan Bahan:

Alat:

1. Mikroskop cahaya
2. Kaca objek/kaca preparat
3. Preparat daun monokotil dan dikotil
4. Kaca penutup
5. Pipet tetes
6. Kertas saring
7. Silet

Baca juga: Kunci Jawaban Biologi Kelas 11 SMA Halaman 235 236 237 238 Kurikulum Merdeka: Kurva Hormon Perempuan

Bahan:

1. Daun Rhoeodiscolor (Tradescantia spathacea)
2. Daun tumbuhan monokotil lainnya yang ada di sekitar kalian
3. Daun tumbuhan dikotil lainnya yang ada di sekitar kalian
4. Air

Prosedur:

1. Siapkan mikroskop yang akan digunakan untuk kegiatan praktikum. Pastikan kelengkapan komponen mikroskopnya.

2. Buatlah sayatan paradermal dan melintang pada daun tumbuhan yang tersedia.

3. Kemudian, letakkan sayatan yang telah dibuat di atas kaca preparat. Masih ingatkan bagaimana membuat preparat basah untuk diamati? Kalau Kalian lupa ikuti langkah berikutnya.

4. Untuk menghilangkan kelebihan air atau gelembung udara yang terperangkap di bawah kaca penutup, letakkan kertas saring di salah satu sisi kaca penutup.

Kertas tersebut akan menyerap kelebihan larutan yang ada. Hati-hati jangan sampai terlalu banyak larutan yang diserap kertas saring!

5. Amati secara cermat objek pengamatan Kalian menggunakan lensa objektif yang ukurannya paling kecil.

Dapatkah Kalian melihat objek pengamatan dengan jelas? Lanjutkan pengamatan lebih cermat lagi menggunakan lensa objektif dengan kekuatan yang lebih besar.

6. Gambarlah objek pengamatan di buku gambar dan jangan lupa catat ukuran lensa objektif dan lensa okuler yang digunakan.

Tuliskan label keterangan komponen jaringan dan sel penyusunnya yang Kalian amati.

7. Bandingkan bentuk dan pola jaringan yang Kalian amati pada tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil.

8. Buatlah laporan hasil pengamatan yang sudah dilakukan secara berkelompok.

Pertanyaan:

1. Jaringan apa saja yang kalian temukan pada daun monokotil?

Jawaban: Parenkim palisade, parenkim spons, epidermis, pembuluh angkut (xilem & floem).

2. Jaringan apa yang kalian temukan pada daun dikotil?

Jawaban: Parenkim palisade, parenkim spons, epidermis, pembuluh angkut (xilem & floem).

3. Apakah pola jaringan tersebut sama?

Jawaban: Tidak, pola jaringan tersebut berbeda.

4. Bandingkanlah jaringan pada daun tumbuhan monokotil dan dikotil yang telah kalian amati!

Jawaban:

Persamaan

Aspek: Jaringan

Daun Monokotil: Memiliki parenkim palisade, parenkim spons, epidermis, pembuluh angkut (xilem & floem)

Daun Dikotil: Memiliki parenkim palisade, parenkim spons, epidermis, pembuluh angkut (xilem & floem)

Jawaban:

Perbedaan

Aspek: Ukuran jaringan angkut

Daun Monokotil: Berbeda, jaringan yang ada di tengah lebih besar dibandingkan dengan jaringan lainnya.

Daun Dikotil: Sama

5. Buatlah kesimpulan kalian mengenai jaringan pada daun monokotil dan dikotil!

Jawaban:

Daun tersusun oleh beberapa jenis jaringan, yakni jaringan epidermis, jaringan parenkim (parenkim palisade dan spons), dan jaringan angkut.

Perbedaan antara daun monokotil dan dikotil terletak pada ukuran pembuluh angkut.

Aktivitas 3.3

Kalian akan mengamati jaringan penyusun batang pada tumbuhan menggunakan mikroskop cahaya bersama dengan teman dalam satu kelompok kecil.

Tujuan:

Melakukan pengamatan sel tumbuhan menggunakan mikroskop cahaya.

Alat dan Bahan:

Alat:

1. Mikroskop cahaya
2. Kaca objek/kaca preparat
3. Preparat batang monokotil dan dikotil
4. Kaca penutup
5. Pipet tetes
6. Kertas saring
7. Silet

Bahan:

1. Batang bayam (Amaranthus sp)
2. Batang tumbuhan yang ada di sekitar Kalian
3. Batang tumbuhan dikotil yang ada di sekitar lingkungan kalian
4. Air

Prosedur:

1. Siapkan mikroskop yang akan digunakan untuk kegiatan praktikum. Pastikan kelengkapan komponen mikroskopnya.

2. Buatlah sayatan melintang dari batang batang tumbuhan yang tersedia. Berhati-hatilah pada saat menggunakan silet.

Letakkan kembali silet yang telah digunakan di tempat yang aman agar tidak melukai kalian.

3. Kemudian, letakkan sayatan yang telah dibuat di atas kaca preparat.

4. Untuk menghilangkan kelebihan larutan atau gelembung udara yang terperangkap di bawah kaca penutup, letakkan kertas saring di salah satu sisi kaca penutup.

Kertas tersebut akan menyerap kelebihan larutan yang ada. Hati-hati jangan sampai terlalu banyak larutan yang diserap kertas saring!

5. Amati secara cermat objek pengamatan Kalian menggunakan lensa objektif yang ukurannya paling kecil. Dapatkah Kalian melihat objek pengamatan dengan jelas?

Lanjutkan pengamatan lebih cermat lagi menggunakan lensa objektif dengan kekuatan yang lebih besar.

6. Gambarlah objek pengamatan di buku gambar dan jangan lupa catat ukuran lensa objektif dan lensa okuler yang digunakan.

Tuliskan label keterangan komponen jaringan dan sel penyusunnya yang Kalian amati.

7. Bandingkan bentuk dan pola jaringan yang Kalian amati pada tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil bersama dengan teman satu kelompok.

8. Buatlah laporan hasil pengamatan yang sudah dilakukan secara berkelompok.

Pertanyaan:

1. Jaringan apa saja yang kalian temukan pada batang monokotil?

Jawaban:

Epidermis, korteks, xilem, floem, parenkim, sklerenkim.

2. Jaringan apa yang kalian temukan pada batang dikotil?

Jawaban:

Epidermis, xilem, floem, kambium, parenkim, korteks, dan sklerenkim.

3. Apakah pola jaringan batang pada kedua tumbuhan yang kalian amati sama?

Jawaban:

Tidak, pola jaringan batang pada kedua tumbuhan berbeda.

4. Bandingkanlah jaringan pada batang tumbuhan monokotil dan dikotil yang telah kalian amati!

Jawaban:

Persamaan

Aspek: Jaringan

Daun Monokotil: Epidermis, xilem, floem, parenkim, skerenkim.

Daun Dikotil: Epidermis, xilem, floem, parenkim, dan sklerenkim.

Perbedaan

Aspek: Keberadaan Kambium

Daun Monokotil: Tidak Ada

Daun Dikotil: Ada

Aspek: Keberadaan Korteks

Daun Monokotil: Tidak Ada

Daun Dikotil: Ada

Aspek: Persebaran floem dan xilem

Daun Monokotil: Tersebar, floem dan xilem membentuk beberapa bulatan.

Daun Dikotil: Terpusat membentuk pola lingkarang dengan dipisahkan oleh kambium.

5. Buatlah kesimpulan kalian mengenai jaringan pada batang monokotil dan dikotil!

Jawaban:

Jaringan pada batang tumbuhan tersusun atas jaringan epidermis, parenkim, xilem, dan floem.

Namun tumbuhan dikotil memiliki jaringan korteks dan kambium yang berperan terhadap pertumbuhan sekunder pada tumbuhan.

Sementara pada tumbuhan monokotil tidak ada jaringan kambium.

Selain itu, struktur jaringan xilem dan floem pada tumbuhan dikotil tersusun secara teratur, sementara pada tumbuhan monokotil tersebar.

Disclaimer

Kunci jawaban diatas bersifat alternatif jawaban sehingga para siswa bisa memberikan eksplorasi jawaban lain.

Kunci jawaban soal diatas bisa saja berbeda sesuai dengan pemahaman tenaga pengajar atau murid.

(Bangkapos.com/TribunBali.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.