BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI – Identitas pasangan suami istri korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Jembatan Bamban, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), terungkap.
Keduanya merupakan pedagang bakso yang sehari-hari berjualan di dekat gapura masuk Sungaiaris, Desa Sungaijelai, Kecamatan Tambangulang.
Informasi yang dihimpun media ini, korban masing-masing berinisial M (46) dan suaminya D (49).
Keduanya meninggal di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan dengan truk tronton pengangkut kontainer, malam tadi sekitar pukul 22.30 Wita.
Meski tercatat memiliki KTP Desa Sungaijelai, pasangan suami istri (pasutri) tersebut diketahui tinggal di kawasan Gang Rahayu, Kelurahan Angsau, Kota Pelaihari.
Baca juga: BREAKING NEWS- Truk Tronton Tercebur di Jembatan Bamban Tanahlaut, Pasutri Dikabarkan Jadi Korban
Kepala Desa Sungaijelai, Joko, saat dikonfirmasi Rabu (13/5/2026), membenarkan kedua korban merupakan warga desanya.
Dikatakannya, kedua korban hari ini dikebumikan di Kuburan Muslimin, Angsau, Kota Pelaihari.
Terpisah, Sekretaris Desa Sungaijelai Tia Pangestu Ning Tyas menuturkan kedua korban memang telah ber-KTP Sungaijelai, namun rumah di Kelurahan Angsau, Pelaihari.
“Memang benar keduanya warga kami secara administrasi karena KTP sudah Sungaijelai. Mereka jualan bakso di sini, ngekos,” ujarnya.
Sementara itu, sopir truk kontainer yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dilaporkan mengalami luka berat akibat bagian kaki terjepit di kabin kendaraan.
"Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit," sebut seorang relawan.
Hingga kini aparat Satlantas Polres Tanahlaut masih melakukan penanganan di lapangan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut di jalur utama Pelaihari–Banjarmasin tersebut.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)