Peternak di Pangandaran Rugi Hampir Satu Miliar Gara-gara Kandang Ayamnya Terbakar
ferri amiril May 13, 2026 11:35 AM

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sebuah kandang ayam broiler di Dusun Sukamaju RT 05/08, Desa Sukamaju, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilanda kebakaran hebat pada Rabu (13/5/2026) dini hari. 

Akibatnya, sekitar 20 ribu anak ayam broiler atau day old chick (DOC) ludes terbakar. Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. 

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pemilik kandang mengalami kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.

Plt Camat Mangunjaya, Agus Gumilar, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB dan paginya langsung mendatangi lokasi bersama jajaran pemerintah setempat.

"Setelah menerima laporan, kami langsung ke lokasi. Saat tiba, kondisi kandang ayam milik Pak Robi sudah habis terbakar. Bahkan masih terlihat api yang menyala," ujar Agus kepada sejumlah wartawan di lokasi TKP, Rabu pagi.

Baca juga: Digeruduk Ratusan Petani Pangandaran, BBWS Citanduy Janji Tindaklanjuti Tuntutannya

Menurutnya, kandang yang terbakar berada cukup jauh dari permukiman warga sehingga api tidak merembet ke rumah penduduk sekitar.

Ia juga menyebutkan, berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga berasal dari alat pemanas kandang.

"Anak ayam yang ikut terbakar itu informasinya baru datang tadi malam dan masih berada di tempat transit sebelum dimasukkan ke kandang. Semuanya habis terbakar," katanya.

Pihak kecamatan pun kini sedang menyusun laporan lengkap terkait peristiwa itu, termasuk total kerugian yang dialami pemilik kandang.

Sementara itu, pemilik kandang, Robi (42), mengaku mengetahui kandangnya terbakar setelah diberi tahu warga sekitar pada pukul 05.15 WIB.

"Saat saya datang ke lokasi, kondisi bangunan sudah sekitar 90 persen habis terbakar. Tinggal puing-puing dan api kecil yang masih menyala. Kemungkinan kejadian sekitar pukul 03.30 WIB," ucap Robi.

Robi mengaku tidak sempat melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam kebakaran karena kondisi kandang sudah hampir seluruhnya hangus saat diketahui.

"Karena api sudah mulai mengecil, kami fokus memadamkan sisa api yang masih menyala," ujarnya.

Akibat kebakaran itu, sedikitnya 20 ribu DOC berusia sekitar 24 jam ikut hangus terbakar. Anak ayam itu baru ditempatkan di kandang dengan bobot rata-rata sekitar 50 gram per ekor.

Robi memperkirakan total kerugian mencapai Rp 940,8 juta. Rinciannya, kerugian 20 ribu DOC yang terbakar sekitar Rp 176 juta, pakan ternak Rp 64,8 juta, dan bangunan kandang senilai Rp 700 juta.

Hingga kini, pemilik dan sejumlah warga masih berupaya untuk memadamkan api yang masih menyala dan pendinginan di lokasi kejadian.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.