Baznas Ciamis Salurkan Rp 145,5 Juta untuk Korban Bencana, Bupati Sebut Gotong Royong Jadi Kekuatan
ferri amiril May 13, 2026 11:35 AM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com Ciamis, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Baznas Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan sebesar Rp145,5 juta kepada korban bencana alam di Kabupaten Ciamis bertempat di Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis, Rabu (13/5/2026).

Bantuan tersebut diberikan kepada 83 kepala keluarga terdampak longsor, banjir, dan angin puting beliung di empat kecamatan.

Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, KH. Lili Miftah mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian umat melalui penghimpunan zakat, infak, dan sedekah masyarakat.

“Apa yang disampaikan adalah dalam rangka peduli ukhuwah dan itu khusus untuk penanggulangan bencana. Dana ini tidak akan terkumpul tanpa adanya kebijakan dari Bapak Bupati,” ujar Lili dalam sambutannya.

Menurutnya, bantuan tersebut dapat dihimpun setelah adanya surat edaran dari Bupati Ciamis terkait penggalangan infak dan sedekah masyarakat yang kemudian dieksekusi oleh Baznas.

Baca juga: Ular Sanca 2,5 Meter Terjerat Jaring Ayam di Cijeungjing, Damkar Ciamis Lakukan Evakuasi

“Tanpa edaran Bapak Bupati, mungkin Baznas juga tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi karena ada edaran dari Bapak Bupati, alhamdulillah bantuan dapat terhimpun,” katanya.

Lili menjelaskan bantuan disalurkan kepada warga terdampak di Kecamatan Jatinagara, Cisaga, Tambaksari, dan Cidolog. 

Sebanyak 53 kepala keluarga kategori rusak ringan menerima bantuan masing-masing Rp1 juta, kemudian 23 kepala keluarga rusak sedang menerima Rp2,5 juta, dan tujuh kepala keluarga rusak berat menerima Rp5 juta.

“Total penerima manfaat sebanyak 83 KK dengan total dana yang disalurkan Rp145.500.000,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Herdiat Sunarya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terdampak bencana karena penyaluran bantuan baru dapat dilakukan saat ini. 

Ia mengaku sebelumnya berencana mendatangi langsung lokasi bencana di sejumlah wilayah, namun padatnya agenda membuat penyaluran akhirnya dipusatkan di kabupaten.

“Atas nama pribadi saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya. Seharusnya satu bulan lalu bantuan ini sudah disalurkan, bahkan saya berencana mendatangi lokasi bencana di Purwadadi, Cihaurbeuti, dan Panumbangan. Namun karena banyak agenda kegiatan, akhirnya dengan persetujuan Ketua Baznas bapak ibu diundang datang ke kabupaten,” ujarnya.

Herdiat juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh warga yang terdampak musibah bencana alam.

 Ia berharap masyarakat diberikan ketabahan dan dapat segera bangkit kembali memperbaiki kondisi rumah maupun lahan pertanian yang rusak.

“Mudah-mudahan bapak ibu diberikan ketabahan, keselamatan, rumah yang rusak segera bisa diperbaiki dan ditempati kembali sebagaimana sebelumnya,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Herdiat mengapresiasi langkah Baznas Kabupaten Ciamis yang dinilai terus hadir membantu masyarakat di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Ia mengungkapkan kondisi APBD Kabupaten Ciamis saat ini masih mengalami defisit hingga Rp150 miliar dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dinilai masih kecil dibanding daerah lain.

 Meski demikian, Pemkab Ciamis tetap berusaha tidak menaikkan pajak dan retribusi masyarakat.

“APBD Ciamis fiskalnya cukup kecil, malah bisa dikatakan besar pasak daripada tiang. Sudah beberapa tahun terakhir APBD-nya defisit terus, tahun ini masih defisit Rp150 miliar. Tapi kami tahu persis keadaan masyarakat, sehingga tetap bertahan tidak menaikkan pajak dan retribusi,” ungkapnya.

Menurut Herdiat, kekuatan terbesar masyarakat Ciamis justru berada pada semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi.

Ia menyebut banyak potensi sosial masyarakat yang tidak tercatat dalam PAD daerah, namun nyata dirasakan manfaatnya.

“Saya bangga kepada masyarakat Ciamis yang luar biasa responnya ketika ada bencana. Gotong royong, swadaya, termasuk zakat, infak dan sedekah itu tidak tercatat dalam PAD, tapi manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” katanya.

Herdiat pun meminta jajaran Baznas Kabupaten Ciamis untuk tetap semangat membantu masyarakat dan tidak berkecil hati.

“Jangan berkecil hati. Respon masyarakat bagus, maka hasilnya juga akan bagus. Kita bekerja lillahitaala, insyaallah ketika berada di jalur yang benar akan dibela oleh Allah SWT,” tandasnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.