TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah insiden di panggung cerdas cermat yang sempat memicu perdebatan hangat kini berujung manis bagi para siswa SMAN 1 Pontianak. Setelah jawaban mereka yang benar sempat dinyatakan salah oleh juri, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara khusus mengundang tim kebanggaan Kalimantan Barat ini untuk bertolak ke Ibu Kota.
Perjalanan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Menariknya, pada Selasa (12/5/2026), rombongan yang terdiri dari guru pendamping Yenni serta siswa berprestasi seperti Josepha Alexandra, Almira, Khasandra, dan Ahmad, berada dalam satu penerbangan yang sama dengan Selvi Ananda, istri dari sang Wakil Presiden. Momentum ini bertepatan dengan agenda kunjungan kerja Selvi ke Bumi Khatulistiwa.
Kisah ini menjadi buah bibir setelah Josepha Alexandra melakukan aksi berani dengan memprotes keputusan juri pada final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR, Sabtu (9/5/2026). Saat itu, Josepha menjawab dengan tepat mengenai mekanisme pemilihan anggota BPK yang melibatkan pertimbangan DPD dan diresmikan Presiden.
Namun, jawaban tersebut justru dianulir oleh juri. Ketidakadilan terasa semakin nyata ketika peserta dari sekolah lain memberikan jawaban serupa namun justru mendapatkan poin. Meski diinterupsi oleh Josepha, pihak juri tetap bersikukuh pada keputusannya.
Baca juga: Josepha Alexandra Siswi yang Protes Juri LCC MPR Dibawa Gibran ke Jakarta, Satu Pesawat dengan Selvi
Awalnya, undangan dari tim Wapres hanya ditujukan secara personal kepada Josepha. Namun, melalui pendekatan persuasif, akhirnya seluruh tim Regu C2 yang berjumlah 10 siswa mendapatkan kesempatan emas yang sama.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat, Syarif Faisal, mengungkapkan proses negosiasi tersebut. “Awalnya hanya Josepha yang diundang ke Jakarta untuk bertemu Pak Wapres,” ujar Syarif sebagaimana dilansir dari media setempat pada Selasa kemarin.
Ia menambahkan, rasa solidaritas antar-siswa menjadi alasan utama di balik keberangkatan seluruh tim. "Namun, kemudian saya sampaikan bahwa teman-teman lainnya juga ingin ikut bertemu (Wapres) dan tidak mungkin Josepha berangkat sendiri akhirnya 3 guru berangkat dampingi," tuturnya lagi.
Baca juga: Nasib Shindy MC LCC 4 Pilar MPR RI, Curhat Diputus Kerjasama oleh Vendor: Tuntutan Netizen Terwujud
Kehadiran tim SMAN 1 Pontianak di Jakarta disambut sebagai langkah apresiasi atas integritas siswa dalam mempertahankan kebenaran. Menurut Syarif, undangan Gibran merupakan respons nyata terhadap kontroversi yang sempat mencoreng jalannya lomba di tingkat daerah.
Rombongan besar ini juga didampingi langsung oleh Kepala SMAN 1 Pontianak, Maryati, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Rio Pratama. Selain Josepha dan timnya, siswa lain yang ikut serta adalah Louisa, Ansella, Khansa, Rajiq, Naurah, serta Zerlinda.
Langkah Wapres Gibran ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat Kalimantan Barat, yang menilai hal ini sebagai bentuk perlindungan terhadap semangat berkompetisi siswa yang jujur dan berani bersuara. Kini, dari ruang kelas di Pontianak, langkah mereka berlanjut menuju Istana untuk sebuah pertemuan yang takkan terlupakan.