TRIBUNGORONTALO.COM – Keluarga Isten Laiya berteriak histeris usai mengetahui Isten akhirnya pulang ke rumahnya.
Sebelumnya, Isten diduga meloncat dari Jembatan Talumulo 2, Jalan By Pass, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Namun beberapa jam kemudian, kabar Isten telah ditemukan menyebar di media sosial.
Dalam video amatir warga, keluarga Isten memperlihatkan kondisi pria berbaju biru yang tampak pucat dengan tatapan kosong.
“Kita pe suami sudah ada,” ujar seorang perempuan dalam video yang diduga merupakan istri korban.
Informasi yang dihimpun TribunGorontalo.com di kawasan muara sungai dari personel Polairud Polda Gorontalo menyebutkan bahwa korban memang telah ditemukan.
“Informasi A1 dari Polres, korban sudah ada,” ujar salah satu personel Polairud, Rabu (13/5/2026).
Kabar tersebut juga dibenarkan oleh Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo, Halidin La Bidu.
Saat dikonfirmasi terkait video yang beredar, Halidin membenarkan bahwa korban telah ditemukan.
“Iya,” singkatnya membenarkan video tersebut.
Sebelumnya, suasana di Jembatan Talumulo 2 sempat ramai dipadati warga dan pengendara yang berhenti menyaksikan proses pencarian korban.
Sebuah mobil berpelat DB 1708 FL yang diduga milik korban terparkir di pinggir jembatan dalam kondisi pintu terbuka.
Di dalam lokasi juga ditemukan sejumlah identitas, kartu ID card, hingga uang tunai yang diamankan aparat kepolisian.
Tim gabungan dari Polsek Kota Timur, Polresta Gorontalo Kota, hingga Polda Gorontalo turut berada di lokasi.
Polisi bahkan sempat menurunkan anjing pelacak untuk menyisir area bawah jembatan.
Diketahui sebelumnya korban dilaporkan diduga meloncat dari Jembatan Talumulo 2 sekitar pukul 01.30 Wita dini hari.
Tim Basarnas Gorontalo langsung melakukan pencarian di sekitar aliran Sungai Bone setelah menerima laporan tersebut.
Baca juga: Istri Ungkap Gelagat Aneh Isten Laiya sebelum Viral Dikabarkan Loncat di Jembatan Talumolo Gorontalo
Sebelum kejadian, Isten diketahui sempat mengunggah status WhatsApp yang memperlihatkan dirinya berada di dalam mobil dalam mimik wajah galau dan ditemani sebuah lagu pop.
Unggahan tersebut kemudian menjadi perhatian setelah muncul informasi dugaan orang jatuh ke sungai.
Setelah mendapat informasi, tim Basarnas Gorontalo bersama aparat kepolisian langsung bergerak melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Penyisiran dilakukan di aliran Sungai Bone hingga ke arah muara menggunakan perahu karet.
Proses pencarian bahkan berlangsung sejak dini hari hingga siang hari.
Namun di tengah pencarian itu, keluarga justru mendapat kabar mengejutkan.
Sekitar pukul 13.00 Wita, Isten diketahui sudah kembali ke rumahnya di kawasan Andalas, Kota Gorontalo.
Kepulangan Isten membuat keluarga yang sejak pagi diliputi kepanikan langsung histeris.
Pantauan TribunGorontalo.com di rumah korban, suasana terlihat dipenuhi kerabat dan keluarga yang datang silih berganti.
Isten terlihat lebih banyak diam sambil duduk di lantai ruang tengah rumahnya. Sesekali ia menundukkan kepala dan tampak masih syok.
Saat ditemui, Isten mengenakan kaus berwarna biru dan celana pendek hitam. Amatan Tribun Gorontalo raut wajahnya terlihat lemas.
Beberapa kali ia memejamkan mata sambil menyandarkan tubuhnya. Dalam kondisi itu, air mata Isten bahkan sempat terlihat menetes.
Di sekelilingnya, sejumlah keluarga memilih duduk tenang menemai Isten begitu juga dengan kerabatnya.
Sementara sang istri, Reni Dwi Cahyani (27), tampak terus berada di dekat suaminya.
Reni mengatakan sebelum kejadian, suaminya memang sempat keluar rumah dan tidak kembali hingga sehari penuh.
Dirinya semakin panik setelah mendapat informasi adanya dugaan orang jatuh di Jembatan Talumolo II.
"Jadi siang hari kami kaget, suami saya kembali dalam keadaan sudah basah kuyup dan kakinya berlumuran lumpur,” ungkap Reni kepada Tribun Gorontalo.
Menurutnya, saat tiba di rumah, Isten belum banyak berbicara. Namun ada satu kalimat yang sempat diucapkan suaminya.
"Ini saya antar anak," ucap Reni menirukan perkataan suaminya.
Padahal saat itu tidak ada anak yang sedang diantar. Reni mengaku bingung dengan ucapan sang suami.
"Jadi suami saya seperti berhalusinasi mengantar anak,"katanya.
Ia menyebut dalam sepekan terakhir kondisi suaminya memang terlihat berbeda dari biasanya.
Menurut Reni, Isten beberapa kali melakukan hal-hal yang dianggap aneh saat berada di rumah.
"Kalau tidur suami saya sering melakukan hal-hal aneh seperti ngigau, jadi kadang saya tampar biar dia sadar," ujarnya.
Reni juga mengungkapkan sebelum kejadian mereka sempat terlibat pertengkaran kecil.
Namun ia tidak menyangka kondisi itu berujung pada peristiwa yang menghebohkan warga Kota Gorontalo.
Ia menyebut kejadian seperti ini sebenarnya bukan pertama kali terjadi.
Akan tetapi, kejadian kali ini menjadi yang paling parah dibanding sebelumnya.
"Suami saya masih syok. Belum banyak bicara dari pas pulang ke rumah," katanya.
Menurut Reni, sang suami dikenal sebagai pribadi yang periang dan mudah bergaul.
Isten juga disebut tergabung dalam grup Gorapu yang berisi sejumlah pelawak dan konten kreator di Gorontalo.
Meski begitu, sejak kembali ke rumah, Isten lebih banyak diam dan memilih memejamkan mata.
Sekitar pukul 14.20 Wita, ia akhirnya tertidur di ruang tengah rumahnya.
Sementara itu, beberapa kerabat masih tetap berada di lokasi mendampingi keluarga.
Di rumah tersebut, aparat kepolisian juga tampak datang untuk memastikan kondisi Isten sekaligus melakukan pemeriksaan lanjutan.
Sebelumnya, proses pencarian Isten sempat menyita perhatian warga.
Informasi dugaan orang jatuh dari jembatan membuat aparat gabungan bergerak cepat menuju lokasi.
Penyisiran dilakukan di sekitar aliran sungai hingga ke arah muara Sungai Bone.
Mobil Daihatsu Ayla milik Isten yang ditemukan di sekitar Jembatan Talumolo II kemudian diamankan aparat kepolisian untuk kepentingan pemeriksaan.
Hingga Rabu siang, pencarian resmi dihentikan setelah korban diketahui telah kembali ke rumah dalam keadaan selamat meski masih syok.
(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu/Jefry Potabuga)