Pernyataan Chyntia Kalangit Sebelum dan Sesudah Diperiksa Kejati Terkait Korupsi Dana Bencana Sitaro
Frandi Piring May 13, 2026 08:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tersangka dugaan korupsi penyaluran dana bantuan erupsi Gunung Ruang, Chyntia Kalangit akhirnya buka suara seusai diperiksa di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara, Rabu (13/5/2026) malam. 

Diketahui, Chyntia kembali menjalani pemeriksaan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepada awak media, Chyntia secara tegas membantah tudingan bahwa dirinya terlibat dalam praktik korupsi dana bantuan sebesar Rp 22,7 miliar.

“Saya tidak korupsi,” tegas Chyntia saat dirinya hendak masuk mobil tahanan Kejati Sulut.

Chyntia menegaskan berbagai tudingan yang ditujukan kepadanya.

Di mana tudingan-tudingan tersebut harus dibuktikan melalui proses hukum yang objektif dan transparan.

Ia juga mengaku telah memberikan keterangan kepada penyidik terkait seluruh proses penyaluran bantuan yang dipersoalkan.

“Semua sudah saya sampaikan kepada penyidik Kejati Sulut,” tuturnya.

Chyntia juga menyampaikan ketidakpuasannya terhadap hasil audit internal yang dilakukan Kejati Sulut.

Sebab, audit internal tersebut belum sepenuhnya menjelaskan persoalan ini.

“Saya tidak puas dengan audit internal Kejati Sulut,” ujarnya.

Baca juga: Chyntia Kalangit Minta Tolong ke Presiden Prabowo dan Komisi III

Sebelum diperiksa, Chyntia tiba di Kejati Sulut pada Rabu siang.

Dengan menggunakan baju tahanan, Chyntia kemudian turun dari mobil yang dikawal sejumlah penjaga tahanan wanita.

Pada momen itu, Chyntia pun mengungkapkan isi hatinya ketika memasuki gedung Kejati Sulut yang telah dipenuhi awak media.

Ia menilai ada hal yang keliru dengan penetapan dirinya sebagai tersangka.

"Saya hanya meminta pak Prabowo untuk tolong saya. Tolong awasi kasus ini," pintanya, Rabu (13/5/2026).

Chyntia meyebut, kasus dugaan korupsi harus dilihat secara objektif.

"Tolong saya pak Prabowo, tolong saya Komisi III. Harus dibuka secara objektif," ucap Chyntia.

Katanya, bahwa kebenaran dalam kasus ini pasti akan terbuka sendirinya.

"Saya mungkin bisa dipenjara, tapi kebenaran tidak bisa dipenjara," jelasnya. (Fer/Ren)

Baca juga: Jawaban Chyntia Kalangit Usai Diperiksa Sebagai Tersangka di Kejati Sulut, Saya Tidak Korupsi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.