Wagub Kaltara Ingkong Ala Dorong Percepatan Ekspor Langsung Komoditas Unggulan
Cornel Dimas Satrio May 13, 2026 11:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala menegaskan pentingnya percepatan ekspor langsung (direct export) bagi komoditas unggulan daerah.

Langkah strategis melalui jalur laut dan udara ini diyakini menjadi kunci utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di Bumi Benuanta.

Seruan tersebut disampaikan Wagub saat membuka Focus Group Discussion (FGD) bertajuk 'Membangun Kaltara Bersama dengan Peningkatan Ekspor Langsung Komoditas Unggulan melalui Laut dan Udara' di Sri Tower Tarakan, Rabu (13/5/2026).

Wagub Ingkong memberikan apresiasi tinggi terhadap forum ini, yang dinilai sebagai ruang krusial untuk mempererat koordinasi antar-instansi demi memperluas jangkauan pasar produk lokal di kancah internasional.

"Kaltara tidak boleh hanya menjadi pemasok bahan mentah. Kita harus fokus pada hilirisasi dan ekspor langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Ingkong Ala.

Sebagai wilayah yang berada di beranda utara Indonesia, Ingkong mengingatkan bahwa Kaltara memiliki posisi geopolitik yang sangat strategis.

Baca juga: Wagub Kaltara Soroti Kedaulatan hingga Infrastruktur di Kawasan Perbatasan Nunukan

Wagub ingin Kaltara bertransformasi dari sekadar daerah penghasil menjadi pusat produksi (production hub) dan gerbang ekspor (export gateway) yang berdaya saing global.

Untuk mencapai target tersebut, Ingkong Ala menekankan perlunya penguatan hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk sebelum dikirim ke luar negeri. Namun, ia menyadari hal ini tidak bisa dilakukan sendiri.

"Diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memperkuat rantai logistik dan sistem ekspor dari Kaltara," jelasnya.

Salah satu momentum penting yang disoroti dalam forum tersebut adalah keberhasilan ekspor langsung komoditas perikanan dari Tarakan menuju Hong Kong.

Produk unggulan seperti fresh pomfret fish (ikan bawal segar) dan daggertooth pike conger (ikan malong), kata dia, telah menembus pasar internasional tanpa melalui perantara daerah lain.

Atas capaian prestasi ini, Pemprov Kaltara memberikan apresiasi khusus kepada Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kaltara.

Lembaga tersebut dinilai sukses menjaga standar kualitas dan keamanan komoditas sehingga layak bersaing di pasar global.

Selanjutnya, Ingkong Ala meminta agar birokrasi dan pelayanan ekspor terus dipermudah melalui sistem yang cepat, transparan, dan efisien.

"FGD ini harus menjadi ruang bersama untuk melahirkan solusi nyata dalam mempercepat jalur ekspor langsung dari Bumi Benuanta," pungkasnya.

(adv)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.