Polisi Ringkus Komplotan Begal Bersenjata Tajam yang Kerap Beraksi di Terowongan Deli Serdang 
Misran Asri May 13, 2026 11:53 PM

Korban yang ketakutan terpaksa merelakan sepeda motornya dan berlari dari lokasi karena takut terkena sabetan senjata tajam

PROHABA.CO, MEDAN - Komplotan begal bersenjata tajam yang sering beraksi di terowongan bawah rel kereta api, Jalan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, diringkus petugas kepolisian

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Lubis mengatakan, para pelaku bernama Priyadi (18), F (16), Ilham (28), dan Iwan (19). Sedangkan korban, Abdul Wahab (25).

Terkait kronologi, mulanya korban yang sehari-hari sebagai driver ojek online sedang melintasi lokasi dengan mengendarai motor Scoopy pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 02.20 WIB.

"Tiba-tiba korban dihadang para pelaku dan diancam pakai kelewang panjang," kata Adrian dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com pada Selasa (12/5/2026).

Korban yang ketakutan terpaksa merelakan sepeda motornya dan berlari dari lokasi karena takut terkena sabetan senjata tajam.

"Korban sempat mencabut kunci motornya tapi meninggalkan satu unit ponsel bersama motornya," sebut Adrian.

Baca juga: Begal Sadis Bacok Siswa SMA di Kota Binjai, Sepeda Motor Vario dan Ponsel Ikut Dirampas

Baca juga: Respons Keresahan Warga, Prajurit TNI AL Turun Tangan Buru dan Tangkap Begal di Belawan

Akibatnya korban mengalami kerugian mencapai Rp 10 juta lalu mengadu ke Polrestabes Medan. Petugas pun melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi dan CCTV sekitar.

KOMPLOTAN BEGAL DITANGKAP POLISI
KOMPLOTAN BEGAL DITANGKAP - Polisi meringkus komplotan begal, yakni Priyadi (18), F (16), Ilham (28), dan Iwan (19) yang selanjutnya ditahan di Satreskrim Polrestabes Medan pada Sabtu (9/5/2026). (Dok Polrestabes Medan)

Kanit Resmob Polrestabes Medan Iptu Bimo Setiadi menambahkan, pihaknya akhirnya mendapatkan informasi keberadaan pelaku pada Sabtu (9/5/2026).

Sekitar pukul 03.00 WIB, petugas menangkap Priyadi yang berada di sekitar rel kereta api, Jalan Beringin, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Saat diinterogasi, Priyadi mengaku beraksi bersama F dan Iwan lalu kendaraan korban dijual ke Ocol. Dari keterangan itu, petugas melakukan pengembangan.

Fahri bersama rekannya, Ilham ditangkap. Lalu, Iwan ditangkap di Perumnas Mandala. 

Keempat pelaku dibawa ke Satreskrim Polrestabes Medan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Keterangan pelaku, saat beraksi Priyadi, F, dan Iwan menunggu di atas terowongan. 

Terus ada kawannya inisial A (DPO) memberi informasi ada target yang mau dibegal," ucap Bimo.

Baca juga: Tiga Warga Lampung Tengah Jadi Tersangka Pengeroyokan Begal Motor Hingga Tewas

Tak lama, para pelaku dengan mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam beranjak ke dalam terowongan dan merampok korban.

"Untuk peran, si Priyadi memegang sajam. F mendorong sepeda motor korban bersama Iwan," sebut Bimo.

Setelah itu, Priyadi menjual motor korban kepada seseorang berinisial O seharga Rp 3,2 juta. 

Dari penjualan itu, Priyadi mendapat bagian Rp 900 ribu, F Rp 900 ribu, Iwan Rp 800 ribu, serta A Rp 800 ribu.

"Hasil uang itu digunakan untuk beli sabu," ucapnya.

Baca juga: Polres Lhokseumawe Ungkap Modus Rekayasa Begal, Uang SPPG Rp 59,9 Juta Hampir Digelapkan

Bimo menyampaikan, para pelaku sudah beraksi setidaknya empat kali di terowongan tersebut. 

Kini, keempatnya telah ditahan di Polrestabes Medan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.