TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Dua satpam SMK 1 Polewali menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah siswa di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).
Peristiwa tersebut terekam kamera dan videonya viral di media sosial pada Kamis (14/5/2026).
Keributan antara korban dan para siswa terjadi di luar area sekolah dan menjadi tontonan warga.
Baca juga: 117 KK di Dusun Lely Pasangkayu Krisis Air Bersih, Warga Terpaksa Cari Air ke Desa Tetangga
Baca juga: Polisi Periksa 4 Pelajar SMA Terkait Pengeroyokan Siswi SMP di Mamuju, Upayakan Diversi
Peristiwa itu terjadi di Jalan Pemuda, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, beberapa hari lalu.
Dalam video yang beredar, dua pria diduga satpam terlihat terlibat keributan dengan sejumlah siswa.
Salah satu korban sempat terjatuh dan berusaha memberikan perlawanan saat mendapat serangan dari para siswa.
Terlihat juga seorang pria berseragam ASN berupaya melerai keributan tersebut dibantu sejumlah siswa lainnya.
Dua satpam yang menjadi korban diketahui berinisial MR (24) dan MS (28).
Keduanya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Polman.
“Berawal saat seorang satpam menegur beberapa siswa yang memanjat pagar dan merokok di lingkungan sekolah,” kata KBO Sat Reskrim Polres Polman, Iptu Iwan Rusmana, kepada wartawan.
Ia menyebut kejadian bermula saat korban hendak mengecek siswa yang masih berkumpul di sekitar SMK 1 Polewali saat jam pulang sekolah.
Diduga para siswa tidak menerima teguran tersebut sehingga menunggu korban saat pulang sekolah.
Setibanya di lokasi, korban kemudian didatangi beberapa siswa yang langsung melakukan pengeroyokan menggunakan kunci motor dan tangan kosong.
“Setibanya di lokasi, korban didatangi beberapa siswa yang langsung melakukan pengeroyokan menggunakan kunci motor dan tangan kosong,” lanjutnya.
Akibat kejadian tersebut, kedua korban mengalami luka dan telah melaporkan peristiwa itu secara resmi ke pihak kepolisian.
Kasus ini kini masih dalam proses penyelidikan Polres Polman. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli