TRIBUNNEWS.COM - Profil Luis de la Fuente menjadi satu diantara banyak nama pelatih yang layak di sorot di Piala Dunia 2026. Ia menjadi tokoh sentra Timnas Spanyol mengulangi kejayaaan.
Di Piala Dunia edisi 2022, Spanyol tersingkir di tangan Maroko pada babak 16 besar. Setelah itu, keputusan besar diambil Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dengan memberhentikan Luis Enrique sebagai pelatih.
Sebelumnya, Timnas Spanyol pernah berjaya selama periode 2008 s/d 2012, dengan memenangkan tiga trofi bergengsi (1x Piala Dunia, 2x Euro).
Namun, setelah berhasil memenangkan trofi mayor di Euro 2012, Spanyol tidak pernah lagi berada di level tertinggi turnamen.
Beruntung, Spanyol mulai kembali menunjukkan taringnya sejak dilatih Luis de la Fuente.
Baca juga: Profil Timnas Spanyol: Lamine Yamal Kuncinya, La Roja Menulis Ulang Sejarah di Piala Dunia 2026
Nama Luis de le Fuente sebenarnya tidak setenar Luis Enrique, Vicente Del Bosque ataupun Luis Aragones.
Meski begitu, Luis de la Fuente mampu memegang kendali Spanyol, hingga membawa La Furia Roja kembali berjaya.
Sejak dipercaya oleh RFEF untuk menggantikan posisi Luis Enrique sebagai pelatih Timnas Spanyol.
Luis de la Fuente yang awalnya berstatus sebagai pelatih muda Timnas Spanyol, mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan ciamik.
Hasilnya instan.
Pelatih yang kini berusia 64 tahun itu langsung mempersembahkan trofi dalam dua tahun pertamanya melatih Spanyol.
Tak hanya satu trofi saja, melainkan dua.
Pertama yakni trofi UEFA Nations League yang dimenangkan Spanyol pada tahun 2023, setelah mengalahkan Kroasia lewat drama adu penalti di final.
Kedua ialah Euro yang diraih Spanyol setahun berselang usai menyudahi perlawanan Inggris di laga puncak.
Kini, Luis de la Fuente menatap Piala Dunia 2026 dengan harapan bisa membawa Spanyol berjaya juga di akhir ceritanya.
Jika menilik rekam jejaknya baik sebagai pemain ataupun pelatih.
Luis de la Fuente sebenarnya bukanlah sosok yang pernah bermain atau melatih tim tenar.
Contohnya ketika masih aktif bermain sebagai pemain pada era 1980 s/d 1994-an.
De La Fuente tercatat hanya pernah bermain di tim papan tengah, sebut saja Athletic Bilbao, Sevilla dan Alaves.
Setelah memutuskan gantung sepatu pada tahun 1994.
De La Fuente baru mulai meniti karier sebagai pelatih pada tahun 1997.
Dilansir laman Transfemkart, Club Portugalete yang kini bermain di kasta keempat sepak bola Spanyol, menjadi tim pertama yang dilatih De La Fuente.
Setelah tiga musim melatih klub tersebut, De La Fuente gantian melatih Aurrera, lalu pindah ke tim akademi Sevilla.
Setelahnya, karier kepelatihan De La Fuente hanya berputar di klub Athletic Bilbao baik di level akademi maupun senior.
Pada tahun 2011, De La Fuente pernah dipercaya melatih Alaves, namun hanya dalam kurun waktu 3 bulan saja.
Karier De La Fuente mulai stabil saat ia dipercaya melatih Timnas Spanyol dari level U17, U19, U21 hingga kini senior.
Saat menangani Timnas Spanyol U19, De La Fuente pernah membawa La Furia Roja muda berjaya di Euro U19 2015, dengan memenangkan turnamen tersebut.
Empat tahun berselang, De La Fuente gantian membawa Timnas Spanyol U21 menjuarai Euro U21 tahun 2019.
Semusim berselang, De La Fuente mempersembahkan medali perak ke Spanyol di Olimpiade Tokyo 2020.
Dan puncaknya ialah saat De La Fuente langsung memberikan dua trofi berupa gelar UEFA Nations League dan Euro saat dipercaya menjadi pelatih Timnas Spanyol level senior.
Kini, dengan skuad generasi emas yang dimiliki Spanyol, serta berbekal dua trofi bergengsi yang telah ia menangkan bersama La Furia Roja.
De La Fuente punya kesempatan membawa Spanyol mempertegas kejayaannya dengan meraih trofi utama di Piala Dunia 2026.
Ditanya seperti apa sosok De La Fuente, Jesus Vallejo yang berstatus sebagai kapten Timnas Spanyol saat menjuarai Euro U19 tahun 2015.
Eks pemain Real Madrid itu memuji kualitas elit yang dimiliki De La Fuente saat menjadi pelatih timnya saat itu.
"De La Fuente adalah pemimpin hebat dalam turnamen singkat, dia punya keunggulan dalam format semacam itu," puji Vallejo dilansir laman FIFA.
"Dia telah menjadi juara bersama Timnas Spanyol U19, U21 dan sekarang bersama tim senior, sungguh luar biasa,"
"Dia selalu menanamkan kepercayaan diri yang luar biasa, dia punya mata tajam saat melihat bakat di jajaran pemain muda,"
"Salah satu alasan kesuksesannya karena dia telah mengenal Rodri, Fabian, Merino dan Unai Simon sejak mereka berusia 15 atau 16 tahun,"
"Dia adalah pelatih dengan kualitas luar biasa, dia mampu melatih tim dengan cepat meski waktunya terbatas, dia sangat ahli dalam hal itu," jujurnya.
Nama Lengkap: Luis De La Fuente
Tempat Lahir: Haro, Spanyol
Tanggal Lahir: 21 Juni 1961
Usia: 64 Tahun
Lisensi Kepelatihan: UEFA Pro Licence
Rata-rata melatih: 2,26 Tahun
Formasi Andalan: 4-3-3 (Gaya Menyerang)
Kontrak Melatih: 31 Juli 2028
(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)