Direksi Baru PDP Kahyangan Jember Dilantik, Fokus Perkuat Ekonomi dan Wisata Perkebunan
Haorrahman May 14, 2026 05:41 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Jember - Pemkab Jember resmi melantik tiga direksi baru Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan pada Rabu (13/5/2026) malam di Pendapa Wahyawibawagraha Jember.

Tiga pejabat yang dilantik yakni Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, pergantian direksi untuk memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung pembangunan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan di Kabupaten Jember.

Menurutnya, PDP Kahyangan memiliki posisi penting karena beroperasi di wilayah perkebunan yang selama ini identik dengan kantong kemiskinan masyarakat.

“Perumda Perkebunan Kahyangan salah satu BUMD yang diandalkan Pemerintah Kabupaten Jember. Perannya tidak hanya berkaitan dengan PAD, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” ujar Fawait.

Ia menambahkan, keberadaan perusahaan daerah tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga harus mampu menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar perkebunan.

Baca juga: Anggota DPRD Jember Viral Main Game dan Merokok Saat RDP Akhirnya Minta Maaf

Fawait juga menilai latar belakang para direksi baru yang berasal dari kalangan aktivis dan berpengalaman di bidang publik diharapkan membawa budaya kerja yang lebih terbuka, inovatif, dan berbasis data.

Direktur Utama PDP Kahyangan yang baru, Gogot Cahyo Baskoro, menyatakan komitmennya membangun perusahaan daerah yang sehat, profesional, dan memiliki daya saing.

Menurut Gogot, tantangan utama yang dihadapi perusahaan saat ini adalah memperkuat tata kelola serta meningkatkan keterbukaan manajemen untuk membangun kepercayaan publik, karyawan, dan mitra usaha.

“Kami berkomitmen menerapkan prinsip Good Clean Corporate melalui transparansi, akuntabilitas, independensi, tanggung jawab, dan antikorupsi,” katanya.

Selain pembenahan tata kelola, PDP Kahyangan juga menyiapkan sejumlah program pengembangan usaha. Fokus pengembangan meliputi produk kopi specialty, optimalisasi aset perusahaan, hingga pengembangan wisata berbasis perkebunan.

Baca juga: Main Game dan Merokok Saat Rapat Kesehatan, Ternyata Aggota Termuda DPRD Jember, Baru 27 Tahun

Beberapa kawasan yang direncanakan menjadi destinasi wisata antara lain Wisata Boma dan Rimba Camp di Gunung Pasang, Kampung Belgia di Sumberwadung, serta jalur menuju Air Terjun Tancak melalui kerja sama dengan Perhutani.

Direksi baru juga membuka peluang pemanfaatan lahan tidur perkebunan untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekitar, termasuk pengembangan pakan ternak dan program pemberdayaan ekonomi warga di kawasan perkebunan.

Nama tiga direksi baru PDP Kahyangan sebenarnya sudah cukup dikenal di lingkungan pemerintahan dan politik Jember.

Sebelum dilantik, Gogot Cahyo Baskoro, Dima Akhyar, dan Nyoman Aribowo tergabung dalam Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TP3D) Kabupaten Jember yang dibentuk setelah Muhammad Fawait menjabat sebagai bupati pada 2025.

Gogot diketahui pernah menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jember dan KPU Jawa Timur. Sementara Dima Akhyar pernah menjabat Ketua Panwaslu Jember dan komisioner Bawaslu Jember. Adapun Nyoman Aribowo merupakan mantan anggota DPRD Jember dengan latar belakang pengusaha.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.