SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mengawali tahun 2026 dengan performa bisnis yang tetap solid di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat.
Momentum pasca merger dimanfaatkan perusahaan untuk memperkuat integrasi jaringan sekaligus memperluas layanan 5G demi mendukung transformasi digital nasional.
Presiden Direktur & CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan, fokus utama perusahaan saat ini adalah memperkuat kualitas jaringan dan menghadirkan pengalaman digital yang semakin baik bagi pelanggan di seluruh Indonesia.
"Kami ingin memastikan setiap pelanggan dapat menikmati konektivitas yang lebih cepat, stabil, dan seamless untuk mendukung kebutuhan digital yang terus berkembang," kata Rajeev, Rabu (13/5/2026).
Memasuki fase baru pasca merger, XLSMART terus memperkuat fondasi jaringan terintegrasi guna menghadirkan layanan digital generasi berikutnya.
Baca juga: Indosat Komitmen Perluas Inovasi AI di Tengah Tantangan Industri Telekomunikasi
Pada kuartal pertama 2026, perusahaan berhasil menjaga pertumbuhan bisnis melalui optimalisasi layanan data, percepatan sinergi merger, serta penguatan kualitas jaringan nasional.
“Di saat yang sama, XLSMART juga terus membangun organisasi yang agile dan kolaboratif agar dapat menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin unggul. Perseroan berkomitmen menjadi perusahaan yang paling dicintai pelanggan sekaligus best place to work bagi talenta terbaik Indonesia," jelas Rajeev.
Percepatan integrasi jaringan menjadi salah satu fokus utama XLSMART sepanjang awal tahun 2026. Hingga kuartal pertama, perusahaan telah mengintegrasikan sekitar 40,3 ribu site dan menambah sekitar 4,9 ribu site baru untuk memperluas cakupan layanan.
Selain itu, sekitar 77 persen target tower dismantling juga telah diselesaikan sebagai bagian dari efisiensi operasional pasca merger.
Penguatan infrastruktur tersebut berdampak pada peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan. Trafik data tumbuh 36 persen secara year on year (YoY) menjadi 3.867 Petabytes.
Baca juga: Telkom-PGN Kolaborasi: Bangun Green Data Center Berbasis Biomethane
Kenaikan itu didorong tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital, mulai dari streaming video, mobile gaming, hingga layanan berbasis cloud.
Di sisi keuangan, XLSMART mencatat total pendapatan sebesar Rp 11,84 triliun pada Q1 2026 atau tumbuh 38 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
EBITDA yang dinormalisasi mencapai Rp 5,43 triliun dengan margin EBITDA sebesar 46 persen. Sementara laba bersih yang dinormalisasi tercatat Rp 1,37 triliun atau tumbuh 254 persen YoY.
Kontribusi layanan data dan digital juga tetap mendominasi dengan porsi 91,8 persen terhadap total pendapatan perusahaan.
XLSMART terus mempercepat pengembangan layanan 5G melalui pendekatan blanket coverage di berbagai kota strategis di Indonesia.
Hingga akhir Maret 2026, jaringan 5G XLSMART telah hadir di 43 kota dan akan terus diperluas sepanjang tahun ini.
Dengan dukungan lebih dari 253 ribu BTS, perusahaan optimistis mampu mempercepat transformasi digital nasional dan mendukung berkembangnya ekosistem teknologi masa depan seperti AI dan cloud.
Belanja modal atau capitalized capex hingga kuartal pertama 2026 tercatat sebesar Rp 2,25 triliun. Dana tersebut difokuskan untuk integrasi jaringan, ekspansi layanan 5G, modernisasi infrastruktur, serta peningkatan pengalaman pelanggan.
Transformasi yang dilakukan XLSMART juga mendapat pengakuan internasional. Perusahaan meraih penghargaan Ookla Speedtest Awards 2025 sebagai Fastest 5G Network di Indonesia.
Selain itu, XLSMART masuk dalam daftar TIME Best Companies Asia-Pacific 2026 yang menilai perusahaan berdasarkan kepuasan karyawan, keberlanjutan, dan pertumbuhan bisnis.
"Kami percaya konektivitas berkualitas merupakan fondasi penting untuk mempercepat transformasi digital nasional dan menghubungkan setiap orang Indonesia menuju kehidupan yang lebih baik," pungkas Rajeev.