TRIBUN-SULBAR.COM – Penggunaan mobil bekas dengan transmisi manual seiring waktu dapat menyebabkan keausan pada kampas kopling yang tidak bisa dihindari.
Kondisi ini berdampak langsung pada performa kendaraan, terutama pada tarikan mobil yang menjadi kurang responsif saat kampas kopling mulai aus.
Selain itu, keausan kampas kopling juga memengaruhi konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang menjadi lebih boros.
Baca juga: Waspada! Anak Makin Rentan Jadi Korban Predator Seks di Dunia Digital
Baca juga: Pemuda 19 Tahun di Polman Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar
Hal tersebut terjadi karena saat mobil mulai berjalan dibutuhkan putaran mesin lebih tinggi agar kendaraan bisa bergerak.
“Kalau kampas kopling mobil sudah habis bikin tarikan mobil kurang responsif,” ujar Opik, mekanik Bengkel Mobil 77 di Ciputat dilansir dari GridOto.com, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, saat mobil mulai berjalan terjadi proses slip pada kopling yang membuat mesin bekerja lebih keras sehingga konsumsi BBM meningkat.
“Setiap mobil mulai jalan pasti kopling di-slip supaya mobil bisa bergerak, ini yang bikin boros BBM,” tambahnya.
Kondisi slip juga terjadi saat perpindahan gigi, sehingga putaran mesin meningkat namun tidak sebanding dengan laju kendaraan.
Untuk itu, ia menyarankan agar kampas kopling segera diganti jika sudah aus agar tidak terjadi slip yang berlebihan.
Dengan kondisi kopling yang baik, konsumsi BBM dapat lebih efisien dan performa mobil tetap optimal.(*)