TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA – Caretaker PSM Makassar Ahmad Amiruddin bertekad menjaga marwah kandang saat menjamu Persib Bandung pada pekan 33 Super League 2025/2026.
PSM Makassar tidak pernah takluk dari Persib jika bermain di markas sendiri sejak 2017 silam hingga saat ini.
Baik ketika PSM Makassar berkandang di Stadion Andi Mattalatta atau Stadion Mattoanging, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Kemudian pindah ke Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulsel.
Maupun saat tim Juku Eja menjadi musafir di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
PSM Makassar selalu dominasi hasil akhir kalau main di hadapan publik sendiri selama ini.
Lima kemenangan dikantongi PSM Makassar dari Persib, satu laga lainnya imbang.
Itu pun Persib berhasil bawa pulang poin saat PSM Makassar bermain di Stadion Batakan.
PSM Makassar sebenarnya pernah sekali kalah dari Persib ketika bertindak sebagai tuan rumah.
Hal ini terjadi pada Liga 1 2021/2022. Kala itu, PSM Makassar menyerah dua gol tanpa balas dari Maung Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (22/2/2022).
Namun, kekalahan ini tak bisa dihitung karena kompetisi waktu itu sistem bubble to bubble dan pertandingan terpusat di Pulau Bali.
OIehnya itu, harga diri PSM Makassar di kandang tak boleh runtuh ketika kedatangan Persib Bandung.
Duel dua tim era Perserikatan ini akan digelar di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulsel, Minggu (17/5/2026) pukul 20.00 Wita.
Caretaker PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengaku tak ingin terlalu fokus rekor di kandang jelang menghadapi Persib,
Menurutnya, catatan impresif itu bisa saja tercipta maupun dipatahkan. Namun, kalau bisa rekor PSM Makassar di home dari Persib tak ternodai.
“Kita tidak bercerita tentang rekor. Rekor itu bisa saja dipecahkan oleh seseorang, tapi kita berharapnya tidak terjadi,” tuturnya saat ditemui Tribun-Timur.com usai latihan PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Kabupaten Gowa, Sulsel, Kamis (14/5/2026).
Juru taktik akrab disapa Amir ini menekankan kepada Yuran Fernandes dan kolega untuk menjaga harga diri di kandang.
Persib tak boleh merayakan pesta juara di stadion berkapasitas 8.547 penonton tersebut.
Saat ini, Persib memang dalam perburuan titel juara dengan Borneo Samarinda FC.
Kedua tim hingga pekan 32 mengoleksi poin sama, yaitu 75 poin.
Akan tetapi, Persib berhak berada di puncak karena unggul head to head dari Borneo FC.
“Yang penting kami mau menjaga marwahnya Sulsel di Parepare. Cuma yang bisa pesta di (Stadion BJ Habibie) itu cuma PSM Makassar," tegasnya.
Amir menyampaikan, pihaknya tak memiliki tujuan menjegal Persib untuk juara.
Tim diasuhnya hanya ingin mempersembahkan tiga poin saja untuk suporter.
Apalagi, duel tersebut menjadi pertandingan terakhir PSM Makassar sebagai tuan rumah musim ini.
Sekaligus bisa finish di posisi terbaik di musim ini. Sekarang, PSM Makassar berada di posisi 14 dengan 34 poin.
"Target bukan misi atau apa (jegal Persib), kami targetnya menang di kandang, itu saja,” sebutnya.
Pelatih berlisensi A AFC ini pun mengajak suporter memenuhi Stadion BJ Habibie.
Baginya, dukungan suporter membuat motivasi pemain Laskar Ayam Jantan dari Timur berlipat ganda.
“Ya, kami sangat berharap suporter datang karena kami ingin pertandingan terakhir (kandang) bisa happy ending,” ucapnya. (*)