BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN- Setelah menunggu genap 16 tahun, warga Balangan, Iwan Rasuly akhirnya berkesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026 ini.
Rasa haru dan bahagia menyelimuti dirinya yang resmi berangkat meninggalkan Kabupaten Balangan untuk menuju Madinah untuk menjalankan Rukun Islam ke lima.
Iwan juga mewakili para jamaah haji yang lain saat simbolis pemasangan selendang jamaah haji Kabupaten Balangan yang dipasangkan oleh Bupati Balangan, Abdul Hadi pada acara pelepasan jamaah haji Kabupaten Balangan di halaman Masjid Al Akbar, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Kamis (14/5/2026).
Ungkap Iwan, kini dirinya sangat bahagia bisa berangkat haji bersama sang istri setelah sempat ada penundaan selama tiga tahun.
"Kami sangat bahagia setelah menunggu 16 tahun, apalagi sempat tertunda tiga tahun karena Covid 19 kemarin. Alhamdulillah hari ini berangkat," ungkapnya.
Keberangkatan Iwan juga dilepas oleh para keluarganya yang turut mengantarkan ke lokasi pelepasan jamaah haji. Tentunya suasana haru tak terindahkan. Bahkan Iwan menyempatkan berpelukan dengan keluarga.
Baca juga: Satreskrim Polresta Banjarmasin Tangani Belasan Kasus Tindakan Kekerasan Seksual Hingga Mei 2026
Sebelum keberangkatan haji ini kata Iwan, sejumlah persiapan sudah dilakukan di bawah bimbingan Kementerian Haji di Kabupaten Balangan.
Ujarnya berkat adanya arahan dan komunikasi yang baik dari Kemenhaj, maka persiapan jamaah haji sebelum berangkat pun lancar, termasuk untuk kondisi kesehatan.
Sedikitnya ada lima unit bus yang turut mengantarkan jamaah haji dari Kabupaten Balangan menuju asrama haji di Banjarbaru, hingga akhirnya pada tanggal 16 Mei nanti mereka menuju bandara untuk berangkat ke tanah suci.
Adapun jumlah jamaah haji Kabupaten Balangan yang berangkat sebanyak 214 orang, terdiri dari 91 orang laki-laki dan 123 jamaah perempuan.
Dari data terhimpun, jamaah haji termudah dari Kabupaten Balangan berusia 17 tahun dan jamaah yang tertua berusia 76 tahun.
Para jamaah juga didampingan petugas haji sekaligus untuk memberikan bimbingan. Kemudian ada satu perang pemandu ibadah haji dan satu orang tim kesehatan.
(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)