31.000 Kendaraan Serbu Puncak Bogor di Hari Pertama Libur Panjang, Besok Diprediksi Masih Ramai
Ardhi Sanjaya May 14, 2026 09:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Hari pertama libur panjang atau long weekend Kenaikan Yesus Kiristus, kawasan Puncak Bogor diserbu 31.000 kendaraan dari arah Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Karena peningkatan arus kendaraan di Jalan Raya Puncak ini, Satlantas Polres Bogor pun memberlakukan one way di pagi hari dan siang.

Terpantau pada Kamis sore pukul 16.00 WIB, arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak baru dinormalakn kembali menjadi dua arah.

"Dapat kami sampaikan bahwa jumlah kendaraan yang telah melintas dari Jakarta ke arah Puncak sampai dengan pukul 16.00 berjumlah 31.000 kendaraan," kata Kasat Lantas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto kepada wartawan, Kamis sore.

Iptu Afif menjelaskan, angka ini menunjukan bahwa ada peningkatan arus di Jalan Raya Puncak sekitar 20 persen dibanding momen weekend biasa.

"Sehingga dapat kami simpulkan bahwa di long weekend ini terjadi peningkatan arus kendaraan masyarakat yang akan berwisata di Jalur Puncak," kata Iptu Afif.

Menurutnya, peningkatan ini masih akan terjadi pada Jumat (25/5/2026) besok.

"Kami prediksi untuk besok hari pada hari Jumat masih terdapat peningkatan kendaraan yang akan melaksanakan wisata ke Jalur Puncak," katanya.

"Karena dapat kita lihat pada hari pertama di long weekend ini kendaraan yang melintas itu melebihi daripada weekend-weekend seperti biasa atau meningkat jumlahnya 20 persen," imbuhnya.

Untuk itu, kata dia, Satlantas Polres Bogor beserta seluruh personel Polres Bogor berjumlah 120 personel akan disebar dari Simpang Gadog sampai dengan perbatasan Cianjur untuk melakukan pengaturan arus.

Dibantu juga oleh sukarelawan pengatur lalu lintas atau Supeltas yang membantu pengamanan di jalur-jalur alternatif.

"Untuk besok kami prediksi one way itu akan diterapkan secara situasional mempertimbangkan dari volume kendaraan," kata Iptu Afif.

"Rencananya one way akan kami terapkan mulai dari pukul 07.00 pagi untuk one way yang ke arah atas. Sedangkan untuk one way sebaliknya dari arah Puncak menuju ke Jakarta rencananya akan kami laksanakan pada pukul 12.00 atau 12.30 mempertimbangkan dengan situasional volume kendaraan," imbuhnya.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (14/5/2026), setelah arus Jalan Raya Puncak dinormalkan, terlihat terjadi kepadatan arus arah Puncak.

Kepadatan ini diantaranya terpantau terjadi di Jalan Raya Puncak kawasan Simpang Pasirmuncang karena adanya bottleneck penyempitan badan jalan.

Namun kepadatan arus kendaraan ini tidak mengular begitu panjang.

Selain Pasir Muncang, menurut Iptu Afif, titik kepadatan yang perlu diwaspadai di Jalan Raya Puncak ada juga di titik Simpang Megamendung dan Simpang Pasar Cisarua.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.