Kalahkan Argentina di Final, Timnas Anak Jalanan Indonesia Sabet Juara Dunia 2026
Wahyu Septiana May 16, 2026 01:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Tim sepak bola anak jalanan Indonesia, Garuda Baru, sukses menorehkan sejarah emas di panggung internasional.

Skuat Garuda Baru berhasil keluar sebagai juara dunia dalam ajang Street Child World Cup 2026 usai menaklukkan tim tangguh Argentina dalam laga final yang berlangsung dramatis dan penuh emosi.

Kemenangan ini menjadi lebih dari sekadar trofi.

Ini adalah pembuktian tentang perjuangan, harapan, dan keberanian anak-anak marjinal Indonesia bahwa mimpi besar bisa lahir dari jalanan.

Jalan Pertandingan yang Sengit

Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal babak pertama.

Indonesia sebenarnya sempat unggul lebih dulu lewat gol cepat yang dicetak oleh Reihan pada menit ke-6.25.

Gol tersebut langsung membakar semangat tim Garuda Baru.

Namun, Argentina bukan tanpa perlawanan.

Mereka berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hanya satu menit sebelum peluit panjang tanda laga berakhir dibunyikan.

Karena skor imbang, pertandingan terpaksa harus ditentukan melalui babak adu penalti yang menegangkan.

Dalam drama adu penalti, tiga algojo Indonesia, yakni Reihan, Topan, dan Deno, sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Sementara itu di bawah mistar gawang, Samuel tampil sebagai pahlawan. Ia berhasil menggagalkan eksekusi penalti terakhir dari pemain Argentina.

Momen penyelamatan gemilang dari Samuel tersebut langsung memastikan Indonesia mengunci gelar Juara Street Child World Cup 2026.

Sebagai informasi, turnamen tahun ini diikuti oleh berbagai negara yang terbagi dalam empat grup untuk kategori putra dan putri.

Pada kategori putra, Indonesia dan Brazil sama-sama keluar sebagai juara grup, sementara kategori putri didominasi oleh Meksiko dan Brazil.

Kemenangan Harapan Anak Jalanan

Founder Garuda Baru, Mahir Bayasut, tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya atas perjuangan anak-anak didiknya yang mampu mengharumkan nama bangsa di level dunia.

“Anak-anak ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan akhir dari masa depan. Mereka datang membawa cerita hidup yang tidak mudah, tetapi pulang membawa kebanggaan untuk Indonesia. Ini bukan hanya kemenangan sepak bola, ini kemenangan harapan,” ujar Mahir dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).

Mahir menegaskan, olahraga masyarakat seperti ini memiliki kekuatan besar dalam membangun karakter, disiplin, mental, hingga rasa percaya diri anak-anak yang selama ini kurang beruntung.

“Kadang dunia hanya melihat mereka sebagai anak jalanan. Hari ini dunia melihat mereka sebagai juara dunia,” tegasnya.

Keberhasilan Tim Garuda Baru juga menjadi simbol bahwa olahraga bukan hanya soal kompetisi, melainkan tentang membuka ruang bagi anak-anak untuk tumbuh, dihargai, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Dikatakannya, semangat “I Am Somebody” yang menjadi ruh kompetisi ini benar-benar terasa nyata di setiap tetes keringat perjuangan para pemain Indonesia sepanjang turnamen.

Kemenangan ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa Indonesia memiliki generasi muda tangguh yang mampu bersaing di level dunia ketika diberi kesempatan, pendampingan, dan dukungan yang tepat.

“Dari lorong sempit, rumah susun, hingga lapangan dunia. Hari ini Garuda Baru mengajarkan kepada kita semua bahwa mimpi tidak pernah mengenal alamat,” ujarnya.

Berita Lainnya

Baca juga: Duel Persik vs Persija Bakal Panas, Mauricio Souza Blak-blakan Ngaku Tak Bisa Berbuat Apa-apa

Baca juga: Undang Josepha Peserta Cerdas Cermat MPR RI ke Istana Wapres, Gibran Dituding Cuma Pansos

Baca juga: Detik-detik Penumpang Terjatuh ke Rel di Stasiun Manggarai, Korban Mengeluh Nyeri Tulang Rusuk

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.