Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa hukum kemarin yang menjadi sorotan, di antaranya sebanyak sembilan orang penambang ilegal tewas tertimbun longsor di Sumatera Barat hingga Bareskrim Polri mengungkap kasus peredaran narkoba di sebuah hotel di Jakarta Barat.

Berikut rangkuman ANTARA untuk berita hukum kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:

Sembilan penambang ilegal tewas tertimbun longsor di Sumbar

Sembilan penambang yang diduga melakukan aktivitas penambangan emas ilegal meninggal dunia setelah tertimbun longsor di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Kamis (14/5) siang pukul 12.30 WIB.

"Hasil koordinasi kami, ada sembilan korban dari 12 pekerja tambang yang berada di lokasi saat kejadian," kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) Kombes Polisi Susmelawati Rosya di Kota Padang, Jumat.

Beruntungnya, tiga pekerja tambang berhasil selamat dari longsoran material. Sementara, sembilan lainnya dinyatakan meninggal dunia.

Baca selengkapnya di sini.

Sahroni: Penyerahan Rp10 triliun uang negara tingkatkan kepercayaan

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengatakan langkah Kejaksaan Agung menyerahkan uang negara senilai Rp10,27 triliun yang merupakan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan dapat meningkatkan kepercayaan publik.

“Publik tentunya menantikan kinerja-kinerja seperti ini terus berlanjut, ini sangat meningkatkan kepercayaan,” kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Legislator bidang hukum itu optimistis di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Kejaksaan Agung akan membawa perubahan besar (game changer) dengan kerja penegakan hukum berbasis pada pemulihan aset.

Baca selengkapnya di sini.

Polda Lampung perintahkan jajaran tembak pelaku pembegalan di tempat

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memerintahkan seluruh jajaran menembak di tempat pelaku pembegalan atau pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

"Tidak ada toleransi terhadap pelaku pembegalan. Saya sudah perintahkan tembak di tempat. Pelaku begal tembak di tempat," kata Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf di Mapolda Lampung, Jumat.

Ia mengatakan langkah tersebut diambil karena pelaku pembegalan sudah sangat meresahkan masyarakat Lampung, sehingga tindakan tegas dan terukur perlu diberlakukan kepada mereka.

Baca selengkapnya di sini.

Kabaharkam buka Munas VI KBPP Polri harapkan solid dan bermanfaat

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol. Karyoto membuka secara resmi Munas VI Keluarga Besar Putra-Putri (KBPP) Polri di Jakarta, Jumat, mengharapkan organisasi mitra Polri itu menjaga soliditas dan bermanfaat untuk masyarakat.

"Kalau solid tidak bermanfaat tidak ada gunanya. Yang penting kalau betul-betul solid, tunjukkan soliditas tersebut sesuai azas organisasi adalah independen, kekeluargaan, dan sosial kemasyarakatan," kata Karyoto.

Selain itu, sebagai Dewan Pembina KBPP Polri, Karyoto juga berpesan agar KBPP Polri ikut ambil bagian dalam pembangunan nasional mendukung Astacita, dan memberi kemanfaatan untuk masyarakat.

Baca selengkapnya di sini.

Bareskrim ungkap kasus peredaran narkoba di B Fashion Hotel

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkoba di B Fashion Hotel, Jakarta Barat.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan bahwa peredaran ekstasi dan vape etomidate di hotel tersebut dilakukan secara diam-diam oleh beberapa oknum karyawan dan pengunjung yang menyediakan narkotika di luar dari manajemen.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap pihak manajemen B Fashion Hotel dan The Seven Spa, diketahui bahwa pihak yang berada dalam struktur operasional tempat usaha mengetahui adanya aktivitas penggunaan narkoba tersebut,” katanya dalam keterangan diterima di Jakarta, Jumat.

Baca selengkapnya di sini.