WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Garis nasib berbeda dialami oleh dua warga negara asing (WNA) yang menjadi korban kejahatan jalanan di jantung ibu kota.
Di tengah sorotan tajam publik pasca-viralnya aksi penjambretan di pusat kota, Polsek Metro Menteng menorehkan keberhasilan dengan meringkus pelaku kriminal yang menyasar turis Polandia.
Namun, pekerjaan rumah aparat kepolisian belum sepenuhnya usai.
Baca juga: Usai Jambret Lansia Hingga Pingsan, Pria Berjaket Ojol Panik dan Pura-pura Tolong Korban
Di saat ponsel milik WNA Polandia sukses diselamatkan, perburuan terhadap pelaku penjambretan ponsel milik turis asal Italia di kawasan ikonik Bundaran HI masih terus bergulir.
Senyum Andrezej Skorski Saat Ponselnya Kembali
Momen mengharukan sekaligus melegakan terekam dalam unggahan akun Instagram resmi @polsekmetromenteng_official pada Jumat (15/5/2026).
Korban kejahatan asal Polandia, Andrezej Skorski, tampak semringah saat menerima kembali ponsel pintar berwarna hitam miliknya langsung dari tangan penyidik Polsek Menteng.
Andrezej sebelumnya menjadi korban keganasan bandit jalanan saat melintas di kawasan Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat.
Tidak butuh waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Menteng untuk melacak pergerakan pelaku, membekuknya, dan mengamankan barang bukti milik korban sebelum sempat berpindah tangan atau dijual ke penadah.
Kontras Kasus Bundaran HI yang Masih Misteri
Unggahan keberhasilan tersebut langsung memicu perbincangan hangat di kalangan netizen.
Pasalnya, pengumuman itu muncul hampir bersamaan dengan viralnya video dashcam yang merekam penjambretan dramatis terhadap turis perempuan asal Italia berinisial CL di Bundaran HI pada Kamis (14/5/2026) siang.
Kapolsek Menteng, Kompol Braiel Arnold Rondonuwu, langsung memberikan klarifikasi guna meluruskan opini publik.
Ia menegaskan bahwa kedua peristiwa tersebut adalah kasus yang sepenuhnya berbeda, meski terjadi di wilayah hukum yang sama.
"Kejadian berbeda. Untuk korban WNA Polandia sudah terungkap pelakunya, sedangkan untuk WNA Italia masih dalam proses pencarian pelaku," jelas Braiel saat dikonfirmasi, Sabtu (16/5/2026).
Baca juga: Kapolresta Sleman Dinonaktifkan terkait Kasus Hogi Minaya Jadi Tersangka setelah Mengejar Jambret
Modus Serupa: Mengincar Korban yang Lengah
Berdasarkan hasil evaluasi sementara, Kompol Braiel memaparkan bahwa para pelaku kejahatan ini memiliki pola operandi yang sangat serupa.
Mereka bergerak secara berpasangan atau mengintai sendirian menggunakan sepeda motor, lalu menyisir trotoar untuk mencari target yang sedang tidak waspada.
Dalam kasus WNA Italia di Bundaran HI, korban CL diketahui sedang berdiri di pinggir jalan sembari fokus menggunakan telepon genggamnya untuk memesan kendaraan daring (ojek online).
Saat konsentrasi korban teralih pada layar ponsel, pelaku yang mengendarai motor merah langsung menyambar perangkat tersebut dalam hitungan detik.
"Polanya serupa, yakni mengincar korban yang sedang tidak waspada saat berada di tepi jalan," tambahnya.
Hingga Sabtu siang, tim buser Polsek Menteng dilaporkan masih disebar di lapangan untuk mengidentifikasi plat nomor kendaraan dan melacak tempat pelarian jambret Bundaran HI tersebut.
Polisi berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secepat mungkin demi mengembalikan rasa aman di ruang publik Jakarta, sekaligus menjaga marwah ibu kota di mata dunia internasional.