BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menghadiri launching 1.061 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Koperasi Merah Putih, Kelurahan Kejaksaan, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang dekat Taman Mandara, pada Sabtu (16/5/2026) siang.
Gubernur hadir bersama Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Komandan Korem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Nur Wahyudi, sejumlah kepala OPD dan Forkopimda.
Para tamu menyaksikan secara langsung melalui layar besar peresmian Koperasi Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Hidayat Arsani mengatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di Bangka Belitung.
"Kita berharap dengan koperasi ini bisa membangkitkan perekonomian. Karena ini instruksi pak Presiden RI, hasil dari pangan setempat harus dijual ke koperasi ini, supaya ada penampungannya," kata Hidayat Arsani saat ditemui Bangkapos.com, seusai kegiatan.
Hidayat mengharapkan pertumbuhan ekonomi semakin membaik dan semua usaha dapat dijaga dengan amanah.
"Tujuan ini baik, mudah-mudahan dengan peresmian Koperasi Merah Putih ini kita harapkan pertumbuhan ekonomi dan usaha baik semua. Asal dijaga dengan baik dan amanah," ujar Hidayat.
Sementara itu, Komandan Korem 045/Garuda Jaya Kolonel Inf Nur Wahyudi mengatakan, target pembangunan KDMP di seluruh Bangka Belitung sebanyak 280 unit harus selesai sebelum 16 Agustus 2026 sesuai instruksi pimpinan.
Saat ini, lahan yang tersedia baru mencapai 258 titik sehingga masih terdapat kekurangan.
Meski demikian, ia menilai progres pembangunan sejauh ini berjalan cukup baik dan pihaknya terus berpacu dengan waktu agar target 280 bangunan dapat terealisasi tepat waktu.
"Progresnya bagus, pada intinya kita dikejar waktu karena sesuai instruksi pimpinan harus selesai sebelum 16 Agustus 2026 sebanyak 280 bangunan," kata Nur Wahyudi.
Saat ini, kata Nur Wahyudi, KDMP juga diarahkan untuk mendukung berbagai sektor usaha, mulai dari perdagangan pupuk subsidi, gas elpiji subsidi, hingga penyaluran produk UMKM yang nantinya akan disebarkan ke program MBG.
"Kita mengawal agar bisa berjalan maksimal, memberikan arahan dan bimbingan," kata Nur Wahyudi.
Ia menambahkan, seleksi manajer koperasi desa/kelurahan dilaksanakan langsung oleh pemerintah pusat.
"Setiap koperasi desa/kelurahan nantinya dipimpin manajer dengan kualifikasi minimal lulusan S1. Proses seleksi dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 27 Mei 2026," kata Nur Wahyudi.
(Bangkapos.com/Riki Pratama)