TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Inilah persyaratan untuk mendaftar beasiswa master double degree Kementrian Agama (Kemenag) RI.
Beasiswa ini diperuntukkan untuk guru, tenaga kependidikan, pegawai kemenag, hingga alumni pendidikan keagamaan.
Pendaftaran dibuka mulai 1 April, dan akan berakhir pada 31 Mei 2026.
Program melalui skema Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) ini memfasilitasi studi magister di dua negara sekaligus, yakni Indonesia dengan Inggris atau Australia.
Para penerima beasiswa nantinya akan menempuh studi selama satu tahun di perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri.
Untuk perguruan tinggi dalam negeri diantaranya Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan UIN Alauddin Makassar.
Baca juga: Syarat Dapat Beasiswa Pendidikan Bagi Siswa TK, SD, dan SMP di Kendari, Kuota untuk 745 Pelajar
Sedangkan untuk perguruan tinggi luar negeri yakni University of Edinburg dan SOAS University of London.
Adapun pendaftaran dilakukan secara online melalui laman beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.
Dikutip dari kemenag.go.id, berikut persyaratan beasiswa master double degree.
1. Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Usia maksimal 30 tahun per 31 Desember 2026.
3. Telah menyelesaikan studi jenjang diploma empat (D4) atau Sarjana (S1).
4. Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) atau telah menyelesaikan studi Magister (S2) tidak diperkenankan mendaftar.
5. Pendaftar wajib melampirkan surat izin yang ditandatangani oleh pimpinan instansi atau lembaga.
6. Melampirkan surat rekomendasi akademisi atau tokoh masyarakat.
7. Melampirkan surat keterangan kesehatan dari rumah sakit atau pusat layanan kesehatan.
8. Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan di aplikasi pendaftaran.
9. Pendaftar dengan status Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) belum diperkenankan mendaftar.
10. Menulis personal statement atau essay.
Baca juga: Penerima Tak Mau Kembali ke Sulawesi Tenggara Jadi Alasan Gubernur ASR Hentikan Beasiswa Sampoerna
11. Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pegabdian sesuai dengan program studi yang dipilih.
12. Menyetujui pernyataan komitmen dan integritas yang telah disediakan pada platform pendaftaran beasiswa.
13. Pendaftar yang memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan atau non kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat mengisi riwayat pada aplikasi pendaftaran.
14. Mengunggah ijazah atau surat keterangan lulus dan transkrip.
15. Pendaftar jenjang magister wajib memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) pada jenjang studi S1/D4 minimal 3,00 pada skala 4,00 atau yang setara yang dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
16. Mengunggah dokumen sertifikat bahasa inggris yang berlaku paling lambat pada dua tahun terakhir dengan ketentuan minimal skor toefl ITP 520, toefl IBT 61, duolingo 110 atau ielts 6,0. Sertifikat diterbitkan lembaga resmi penyelenggara tes ETS (www.ets.org) atau lembaga IELTS (www.ielts.org).(*)
(Tribunnewssultra.com/Dewi Lestari)