Beredar Informasi Persipura Jayapura Dijatuhi Sanksi Laga Home Tanpa Penonton dan Denda Rp 240 Juta
Mulyadi Danu Saputra May 16, 2026 02:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kabar buruk bagi Persipura Jayapura dan pendukung mereka di mana saja berada.

Klub bola kebanggaan masyarakat Papua itu dijatuhi hukuman berat akibat rusuh suporter pada Jumat 8 Mei 2026 lalu. 

SANKSI BERAT

Persipura Jayapura musim depan tanpa penonton selama 1 musim penuh. 

Setelah insiden pasca kekalahan 0-1 dari Adhyaksa FC Banten di Stadion Lukas Enembe. 

Persipura juga mendapat denda 240 juta atas hal tersebut.

Begitu unggahan akun Instagram @nusaliga pada Sabtu siang 16 Mei 2026.

Tapi tak disebutkan sumber informasi tersebut.

Baca juga: Rahmad Darmawan Dikabarkan ke PSMS Medan, Bini Eks Pelatih Barito Putera Debat Lawan Fans Persipura

Banjarmasinpost.co.id yang menulusuri sejumlah laman, mulai dari pssi.org, @liga2match hingg akun resmi Persipura Jayapura, tak menemukan informasi terkait.

Meski belum terkonfirmasi dari pihak yang kredibel, kabar ini langsung ramai ditanggapi pengikut akun tersebut.

Ada pro kontra, menyalahkan oknum suporter, membandingkan dengan Persela Lamongan hingga Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022.

Berikut di antara celotehan di kolom komentar tersebut.

“Terlalu berlebihan Komdis PSSI ini.... Penting Team Tamu Adyaksa kita yang kawal sampai pulang dengan selamat Aman. 

Itukan oknum yang sengaja ambil kesempatan bikin onar sampai suporter punya kendaraan saja di bakar. Ayo Persipura ajukan banding,” tulis akun @omeshichan.

“Kalau bandingnya ampe diterima, berarti PSSI udah bener bener busuk, larangan tanpa penonton 1 musim itu udah tepat sma kayak hukuman persela musim ini,” tutur akun @saya_siapa087.

“Uda paling bener hukuman nya,, kalau mengatasnamakan oknum,, nanti smua kalau rusuh bilang oknum,,, yaa kali oknum sbegitu bnyak,” timpal akun @remiiazwar_21.

Serupa Sanksi Persela

Sementara itu, ada pula suporter yang membandingkan dengan sanksi yang dijatuhkan kepada Persela Lamongan pada Liga 2 Pegadaian Championship 2025-2026 ini.

Diketahui, skuat berjulukan Laskar Joko Tinggir jalani laga kandang tanpa penonton di Tribun Stadion Surajaya, Lamongan, Jawa Timur.

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi berupa larangan menggelar pertandingan kandang dengan penonton selama satu musim kompetisi serta denda sebesar Rp 110 juta kepada Panpel Persela Lamongan. 

Hukuman ini diberikan akibat kerusuhan suporter saat laga babak 8 besar Liga 2 melawan Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center.

“Mirip dengan sanksi persela musim ini,” ucap akun @eko_hansome.

“PERSELA Lamongan udah kering ehh Persipura malah baru nyebur,” ujar akun @ilham_dara.

“Persela wes kering wes bersih kembali lah ono meneh part 2 seng lagi jegur neng laut,” timpal akun @fadhiaochik812.

Singgung Tragedi Kanjuruhan

Di sisi lain, ada pula yang menyingggung soal Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang mengakibatkan 135 orang meninggal dunia.

“Kanjuruan berapa tahun nanya ijin nanya,” kata akun @patriakahimsa.

“kalo itu gada sanksi berat,” sahut akun @allw.zdan.

“ituuu timmm anak papa jangan dii tanyaa bang ituu klub bebas sanksii,” tambah akun @
rudy_d.h_1986.

Obrolan itu rupanya menyulut emosi pendukung Arema.

“ nggak ada sanksi gimana dah. Jelas jelas musim kemarin arema nggak boleh main di malang. Mereka milih main di blitar selama 1 musim,” jelas akun @fsanjaya75.

(Banjarmasinpost.co.id/Mulyadi Danu Saputra)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.