SERAMBINEWS.COM, THAILAND - Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam ajang International Teaching Excellence Award (ITEA) 2026 yang diselenggarakan oleh Faculty of Education Prince of Songkla University.
Kegiatan tersebut berlangsung pada 7–8 Mei 2026 di Royal Phuket City Hotel dan diikuti oleh berbagai universitas dari Asia Tenggara serta Asia.
Dalam kompetisi micro teaching tersebut, USK mengirimkan empat mahasiswa terbaik dari FKIP, yaitu Zuhra Laida Apsari dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Putroe Mera Diwangga dari Program Studi Pendidikan Fisika, Fazia Unzila dari Program Studi Pendidikan Biologi, serta Syifa Fitria Sari dari Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling.
Baca juga: Dari Beijing untuk Aceh: Membangun Generasi Masa Depan melalui Perdamaian dan Penguatan SDM
Ajang ini turut diikuti oleh sejumlah universitas ternama dari berbagai negara, di antaranya Universiti Pendidikan Sultan Idris, Prince of Songkla University, Chiang Mai University, Chulalongkorn University, dan Guangxi Normal University.
Melalui kemampuan mengajar, kreativitas pembelajaran, dan kerja sama tim yang baik, mahasiswa FKIP USK berhasil meraih posisi keempat dalam kompetisi tersebut.
Hasil ini menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kualitas mahasiswa FKIP USK dalam bidang pendidikan di tingkat internasional.
Ketua tim, Putroe Mera Diwangga, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraih timnya.
“Saya bersyukur karena kami mendapatkan hasil yang baik. Walaupun belum menjadi juara di tiga besar, hasil dari jerih payah latihan tim kami sangat saya apresiasi,” ujarnya.
Baca juga: Sosok Rina Suryani Oktari, Perempuan Pertama Jadi Wakil Rektor di USK
Sementara itu, Zuhra Laida Apsari mengungkapkan bahwa pengalaman mengajar selama kompetisi menjadi hal paling berkesan baginya.
“Saya senang akan hasil yang didapatkan, namun yang paling berkesan bagi saya adalah bagaimana siswa menunjukkan respons yang positif dalam pembelajaran walaupun ini hanya bersifat kompetisi mengajar.
Saya senang sebagai calon pendidik di masa depan mendapatkan pengalaman seperti ini. Jadi, apa pun hasilnya, kami tahu kami melakukan yang seharusnya dan sepantasnya.
Kami bangga akan usaha kami, dan kami bangga dengan menabur buih-buih positif pada siswa-siswi di Thailand kala itu,” tuturnya.
Baca juga: USK Kembali Kukuhkan 6 Profesor, Ini Nama dan Bidang Keilmuannya
Supervisor tim, Dr. Susilawati, S.Pd., M.Ed., juga menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan para mahasiswa.
“Saya bangga anak-anak didik mahasiswa saya sudah berjuang dan melakukan yang terbaik dari diri mereka.
Semoga dengan mengikuti kompetisi ini, segala yang sudah diusahakan melekat dalam diri mereka di masa depan nantinya,” ungkapnya.
Partisipasi dan prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi akademik, keterampilan mengajar, serta kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan pendidikan di tingkat global.(*)
Baca juga: Wamendiktisaintek Puji Riset dan Hilirisasi USK saat Kunjungi ARC dan TDMRC