Masih Banyak Truk Tonase Besar Kucing-Kucingan, Dishub Pekanbaru Janji Tingkatkan Pengawasan
Ariestia May 16, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Truk tonase besar masih saja terlihat di jalanan Kota Pekanbaru walau ada jadwal pembatasan operasional.

Pengemudi truk di atas delapan ton memasuki jalan kota pada siang hari.

Truk tersebut semestinya masuk jalanan kota terhitung pukul 22.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB.  Namun mereka masih saja kucing-kucingan dengan petugas di sejumlah pintu masuk perbatasan kota.

Kebanyakan truk tonase besar itu melintas di Jalan HR Soebrantas.

Ada yang datang dari arah Simpang Tabek Gadang dan ada juga yang melintas dari Simpang Arengka.

Kondisi ini bisa memicu kemacetan karena arus lalu lintas di kawasan  itu cukup padat.

Tim Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mengaku bakal meningkatkan pengawasan terhadap truk tonase besar.

"Kami bakal meningkatkan pengawasan terhadap truk tonase berat yang masuk kota di luar jadwal pembatasan operasional, terutama dari arah perbatasan kota," tegas Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi kepada Tribunpekanbaru.com, Sabtu (16/5/2026).

Mereka siap mengambil tindakan tegas bersama aparat gabungan ketika truk tersebut masih membandel.

Pihaknya untuk saat ini baru sekedar memberikan imbauan dan peringatan kepada pengemudi yang melanggar.

Petugas di lapangan siap memberi sanksi tilang ketika razia bersama aparat gabungan. Apalagi jadwal pembatasan operasional truk sudah berlaku sejak tahun 2025 lalu.

"Kita kan sudah ada regulasi, truk harus masuk jalan lingkar. Jamnya juga sudah kita atur, tapi masih banyak pelanggar," ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau pemilik jasa angkutan barang untuk mematuhi Peraturan Wali Kota (Perwako) Pekanbaru yang sudah ada. Aturan ini memuat jadwal dan jalur truk angkutan selama pembatasan.

"Adanya pembatasan ini karena arus lalu lintas padat, ketika truk memaksa masuk di luar jadwal bukan cuma menimbulkan kemacetan, tapi membahayakan pengendara lainnya," terangnya.

(Tribunpekanbaru.com/Fernando Sikumbang)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.