Prabowo Siapkan Tanda Kehormatan untuk Kapolri dan Panglima TNI, Puji Peran di Ketahanan Pangan
M Zulkodri May 16, 2026 10:22 PM

 

POSBELITUNG.CO--Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan rencana pemberian tanda kehormatan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto atas kontribusi mereka dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, dan launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Prabowo, sektor pangan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan sebuah negara. Karena itu, pemerintah memberi perhatian besar terhadap upaya percepatan swasembada pangan nasional.

Prabowo Apresiasi Tim Ketahanan Pangan

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pangan nasional yang dinilai berhasil mempercepat target swasembada pangan Indonesia.

Ia menyebut kerja sama lintas lembaga menjadi faktor utama keberhasilan tersebut, mulai dari Kementerian Pertanian, BULOG, PT Agrinas, hingga dukungan TNI dan Polri.

“Setiap mereka yang ingin melihat negara dan bangsa kita langgeng, harus fokus dan memperhatikan masalah pangan ini,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengaku puas melihat perkembangan sektor pertanian nasional yang dinilai mengalami kemajuan signifikan dalam waktu singkat.

Menteri Pertanian Dapat Bintang Jasa Utama

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyinggung capaian Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang dianggap berhasil memenuhi target swasembada pangan lebih cepat dari perkiraan.

Menurutnya, target empat tahun yang diberikan kepada Amran ternyata mampu dicapai hanya dalam satu tahun.

“Target saya empat tahun, ternyata satu tahun bisa. Akhirnya saya kasih bintang jasa utama,” kata Prabowo.

Ia bahkan berkelakar bingung menentukan penghargaan berikutnya jika Amran kembali mencetak prestasi serupa tahun ini.

Kapolri dan Panglima TNI Disiapkan Tanda Kehormatan

Prabowo kemudian menyoroti kontribusi Polri dan TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia secara terbuka menanyakan apakah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sudah pernah menerima tanda kehormatan tertentu.

“Kapolri belum pernah menerima Bintang Mahaputra? Belum ya? Nanti Presiden Prabowo yang memberikan,” ucapnya.

Tak lama kemudian, Prabowo juga menyampaikan pernyataan serupa kepada Panglima TNI.

“Panglima TNI juga belum? Ya nanti Presiden Prabowo yang kasih,” lanjutnya.

Ucapan tersebut langsung disambut tepuk tangan para peserta acara.

Prabowo Puji Program Makan Bergizi Gratis Polri

Selain soal penghargaan, Prabowo turut memuji pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Polri.

Menurutnya, program tersebut berjalan dengan baik, tertib, dan memiliki standar kebersihan yang tinggi.

“Saya lihat MBG Polri ini paling bersih dan tertib. Ini bukan saya sekadar memuji, saya termasuk orang yang pelit kasih pujian,” ujar Prabowo.

Program MBG sendiri menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

Inovasi Jagung Polri Jadi Sorotan

Dalam acara tersebut, Prabowo juga mengaku kagum dengan inovasi yang ditampilkan Polri dalam pengembangan hasil pertanian jagung.

Ia menyoroti pemanfaatan bonggol jagung yang diolah menjadi briket arang sebagai sumber energi alternatif.

Menurutnya, inovasi tersebut memiliki potensi besar di tengah ancaman krisis energi global.

“Tadinya tongkol jagung dibuang, sekarang bisa jadi sumber energi. Ini luar biasa,” katanya.

Prabowo menyebut inovasi seperti itu penting untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.

Pemerintah Perkuat Swasembada Pangan

Di akhir pidatonya, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus memperkuat kolaborasi dengan TNI dan Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Ia berharap berbagai program pertanian dan pangan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi Indonesia di tengah tantangan global.(*)

(Tribunnews.com/Rizki A.)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.