Delegasi AS Buang Semua Barang dari China, Usai Kunjungan Kenegaraan Trump
Mursal Ismail May 16, 2026 10:24 PM

SERAMBINEWS.COM - Delegasi Amerika Serikat menerapkan prosedur keamanan ketat selama kunjungan kenegaraan Presiden Donald Trump ke China. 

Semua barang yang diberikan pihak China dilaporkan dibuang sebelum rombongan menaiki Air Force One.

Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari standar pengamanan internal AS.

Meski Trump dan Xi Jinping terlihat akrab di depan publik, hubungan tim keamanan dan pers kedua negara berlangsung tegang di balik layar.

Ketegangan muncul dalam sejumlah momen, termasuk akses keamanan dan pengawalan rombongan pers.

Insiden serupa juga pernah terjadi pada kunjungan Presiden AS sebelumnya ke China.

Baca juga: Usai Trump Pulang, Putin Langsung Terbang ke China, Ada Apa?

Hal itu menunjukkan hubungan diplomatik kedua negara masih diwarnai sikap saling waspada, terutama dalam urusan keamanan.

Di tengah hubungan ekonomi dan politik yang besar, persaingan serta kehati-hatian antara AS dan China tetap terlihat dalam setiap agenda kenegaraan.

Seperti diketahui, delegasi Amerika Serikat dilaporkan membuang seluruh barang dari China sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One usai kunjungan kenegaraan Presiden AS, Donald Trump, ke China pada Rabu (13/5/2026) hingga Jumat (15/5/2026).

Hal tersebut diungkapkan Koresponden New York Post untuk Gedung Putih, Emily Goodin, melalui unggahan di akun X miliknya.

Goodin merupakan salah satu jurnalis yang mengikuti kunjungan kenegaraan Trump ke Beijing.

Menurut Goodin, seluruh barang yang diberikan pejabat China selama kunjungan langsung dikumpulkan dan dibuang oleh staf AS serta rombongan pers sebelum naik ke Air Force One.

Baca juga: Trump Pulang dari China Bawa Klaim Deal Besar, Tapi Dunia Masih Cemas soal Iran

“Sama sekali tidak boleh ada barang dari China yang dibawa ke dalam pesawat,” kata staf AS saat delegasi meninggalkan Beijing pada Jumat.

Goodin menjelaskan, barang-barang tersebut dikumpulkan sebelum rombongan menaiki Air Force One dan langsung dibuang ke tempat sampah di dekat tangga pesawat.

“Semuanya dikumpulkan sebelum kami naik ke Air Force One dan langsung dibuang ke tempat sampah di dekat tangga pesawat. Tidak ada barang dari China yang boleh masuk ke pesawat,” tulis Goodin, seperti dilansir NDTV.

Tim pers Gedung Putih membenarkan laporan tersebut. Barang yang dibuang meliputi kartu pers, ponsel sekali pakai yang dibagikan kepada staf Gedung Putih, hingga pin delegasi.

Di hadapan publik, Trump dan Presiden China, Xi Jinping, tampak menunjukkan hubungan yang ramah selama kunjungan berlangsung.

Namun, hubungan antara tim pers dan keamanan kedua negara disebut berlangsung cukup tegang di balik layar.

Baca juga: Trump Buka Opsi Penangguhan Nuklir Iran 20 Tahun, Teheran Tetap Waspada

Salah satu ketegangan terjadi saat pertemuan Trump dan Xi di Temple of Heaven atau Kuil Surga.

Seorang agen Secret Service atau paspampres AS sempat dilarang memasuki area karena membawa senjata api, padahal hal tersebut merupakan prosedur standar pengamanan Presiden AS.

Ketegangan juga muncul menjelang keberangkatan ketika pejabat China awalnya melarang tim pers AS bergabung dengan iring-iringan mobil kepresidenan.

Staf kepresidenan AS akhirnya memaksa masuk melewati penjagaan keamanan agar para wartawan dapat ikut dalam rombongan.

Peristiwa tersebut dilaporkan media AS, The Hill, yang mengutip sejumlah jurnalis di lokasi.

Gesekan serupa disebut bukan pertama kali terjadi dalam kunjungan Presiden AS ke China.

Saat mantan Presiden AS, Barack Obama, menghadiri KTT G20 di Hangzhou pada 2016, staf AS dan China juga sempat terlibat adu mulut terkait akses rombongan Amerika ke ruang pertemuan bersama Xi Jinping. (*)

Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2026/05/16/122100670/delegasi-as-buang-semua-barang-dari-china-usai-kunjungan-kenegaraan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.