TRIBUNNEWS.COM - Teriakan Pep Guardiola meminta kartu merah, menghiasi babak pertama Final Piala FA antara Chelsea vs Manchester City.
Hasil babak pertama antara Chelsea vs Manchester City terhias skor 0-0 di Stadion Wembley, London, Inggris, Sabtu (16/5) malam WIB.
Manchester City sempat mencetak gol melalui Erling Haaland di menit 27. Namun lesakannya dianulir karena Omar Marmoush, yang menyodorkan umpan kepada Haaland, lebih dulu terjebak dalam posisi offside.
Sorotan tertuju di momen menit 29 saat Enzo Fernandez melakukan tekel keras terhadap Bernardo Silva.
Insiden itu tepat berada di depan pandangan Pep Guardiola, yang sekaligus membuat pelatih Man City itu bereaksi keras.
Pep Guardiola, seperti yang dilaporkan BBC, berteriak di pinggir lapangan kepada wasit untuk memberikan kartu merah kepada Enzo Fernandez.
Namun permintaan itu tak diluluskan, Enzo Fernandez 'cuma' mendapatkan kartu kuning.
Tempo pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak peluit berbunyi tanda babak pertama dimulai. Peluang emas pertama dihasilkan Manchester City.
Tepatnya di menit ke-6, melalui pergerakan Antoine Semenyo di sisi kanan permainan, pemain asal Ghana ini merangsek ke dalam kotak penalti.
Semenyo yang menciptakan ruang, melepaskan tembakan yang masih bisa diblock pemain bertahan Chelsea. Bola rebound jatuh ke penguasaan Omar Marmoush.
Sayang, posisinya yang membelakangi gawang membuat sontekannya tak maksimal, yang dapat dengan mudah diantisipasi kiper The Blues, Robert Sanchez.
Berselang tiga menit, upaya salto Erling Haaland meneruskan umpan sundulan dari O’Reilly, belum mengenai bola secara tepat.
Memasuki menit ke-10, intensitas Chelsea menyerang semakin tinggi. Namun menumpuknya pemain Chelsea di area kotak penalti, membuat skuad asuhan Pep Guardiola kesulitan menemukan ruang berakselerasi.
Baca juga: Prediksi Final Piala FA: Chelsea vs Manchester City, Menghapus Crash di Laga Penentuan Juara
Di menit ke-12, Chelsea memiliki kesempatan untuk melancarkan serangan balik melalui Joao Pedro, namun upayanya diberhentikan gelandang asal Spanyol, Rodri.
Semenit kemudian, Manchester City kembali mengiris pertahanan Chelsea dari sisi kanan lewat pergerakan Semenyo. Tetapi umpan di antara kiper dan pemain bertahan Chelsea, gagal disambut oleh Erling Haaland yang telat sepersekian detik.
Marc Cucurella terlihat emosi setelah keputusan wasit hakim garis tidak sesuai dengan anggapannya yang menilai throw-in harusnya didapatkan Chelsea bukan Man City. Emosi dari Cucurella bahkan harus ditenangkan oleh rekan setimnya, Reece James.
Memasuki menit ke-20, Chelsea semakin kesulitan untuk mengembangkan permainan. Rapatnya jarak antar pemain City membuat pemain Chelsea kesulitan untuk memainkan pola satu-dua sentuhan.
Di menit ke-22, Chelsea mendapatkan peluang emas pertamanya melalui counter attack dari Joao Pedro. Dia bahkan sudah menempatkan posisinya menghadap ke gawang Man City.
Tetapi sepakan pemain asal Brasil ini tidak mengenai bola secara maksimal, sehingga tembakannya mudah untuk diantisipasi kiper City, James Trafford.
Man City sempat mencetak gol melalui Erling Haaland, yang kemudian dianulir wasit karena Omar Marmoush sebagai pemberi umpan, lebih dulu terjebak dalam posisi offside.
Di menit ke-29, Pep Guardiola teriak keras di pinggir lapangan untuk memberikan kartu merah kepada Enzo Fernandez karena tekel keras kepada Bernardo Silva. Namun Enzo mendapatkan kartu kuning saja.
Memasuki menit 40, Manchester City yang sempat mengendurkan ritme permainan, kembali menaikkanya lagi. Hingga babak pertama usai, tidak ada gol yang tercipta.
Chelsea
Sanchez, Fofana, Colwill, Hato, Gusto, James, Caicedo, Fernandez, Cucurella, Palmer, Pedro.
Manchester City
Trafford, Nunes, Khusanov, Guehi, O’Reilly, Rodri, Silva, Semenyo, Marmoush, Doku, Haaland.
(Tribunnews.com/Giri)