Manajemen Megamas Pastikan Korban Meninggal dan Selamat Adalah Karyawan Megamall
Ventrico Nonutu May 17, 2026 03:37 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Manajemen Megamas Manado memastikan lima korban peristiwa kebakaran Megamall, Sabtu 16 Mei 2026 malam semuanya merupakan staff atau karyawan pusat perbelanjaan tersebut. 

Direksi Megamas, Amelia Tungka menyatakan hal tersebut.

"Mereka karyawan mal, staff engineering," kata Amelia usai evakuasi korban. 

Katanya, lima orang korban di mana satu di antaranya meninggal dunia berada di lantai paling atas. 

"Mereka awalnya di bawah, lalu ke atas berupaya memadamkan api dari cooling water kami di paling atas," ujar Amelia. 

Amelia menyatakan, musibah itu memukul segenap keluarga besar Megamas. Baik manajemen maupun karyawan. 

"Kita tidak pernah mau ada musibah seperti ini," katanya sendu. 

Terkait itu, Amelia memastikan Megamall Manado belum beroperasi hingga waktu yang belum ditentukan. 

"Untuk operasional kita lihat nanti, seperti apa," jelasnya lagi.

Daftar Korban

Lima orang dinyatakan menjadi korban kebakaran pusat perbelanjaan Megamall Manado, Sabtu 16 Mei 2026.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid menyatakan, lima korban terjebak di lantai atas titik kebakaran. 

Satu korban, perempuan meninggal dunia. Empat korban lainnya, semuanya pria selamat. 

Empat korban selamat tersebut, berdasarkan pernyataan kapolresta pasca evakuasi ialah:

Stenly
Gilbert Sanger
Adit Rumese
 Nando Tara

Empat warga tersebut selamat tanpa mengalami luka bakar. Saat ini mereka menjalani perawatan di RS Bhayangkara Manado. 

Sementara, korban meninggal atas nama Pricilia Tamawiwy. Korban ditemukan meninggal di tempat

Jenazah Pricilia juga dibawa ke RS Bhayangkara Manado untuk mendapatkan tindakan lanjutan. 

"Kami menyatakan turut berdukacita untuk korban meninggal," kata Irham. 

Terkait itu, Kapolresta Manado menyatakan Megamall belum dapat beroperasi. 

"Sehubungan dengan peristiwa ini, status quo, menunggu hasil penyelidikan," ujarnya lagi.

Kapolresta menyatakan, penyebab kebakaran dan sumber api belum bisa dipastikan. 

"Kami belum bisa pastikan. Demikian juga nilai kerugiannya. Masih akan didalami," katanya lagi. 

Ia memastikan, olah TKP akan dilaksanakan Minggu 17 Mei 2026. Prosedur ini akan melibatkan tim gabungan Dirkrimum dan Bidlabfor Polda Sulut dan Reskrim Polresta.

(TribunManado.co.id/Ndo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.