Pembangunan Tol Pekanbaru–Padang Dikebut, Progres Akses Lubuk Alung Capai 24 Persen
Muhammad Ridho May 17, 2026 05:29 PM

TRIBUNPEKQNBARU.COM, PEKANBARU - PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Akses Lubuk Alung pada Ruas Tol Pekanbaru–Padang Seksi Sicincin–Padang. 

Kehadiran akses sepanjang 2,4 kilometer ini diproyeksikan menjadi penghubung penting yang memperkuat konektivitas wilayah di Sumatera Barat.

Saat ini, progres pembangunan Akses Lubuk Alung telah mencapai 24,06 persen. Proyek tersebut dikebut setelah ruas utama Tol Sicincin–Padang resmi beroperasi penuh 100 persen.

Pembangunan akses ini dinilai strategis karena akan mempermudah mobilitas masyarakat menuju kawasan Lubuk Alung dan daerah sekitarnya, sekaligus memperkuat koneksi perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi, Pariaman, hingga wilayah lain di Sumatera Barat.

Plt Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan seluruh tahapan pekerjaan terus dipacu dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi dan keselamatan kerja.

Baca juga: Trafik Dua Ruas Tol di Riau Selama Libur Meningkat, Pekanbaru–XIII Koto Kampar Melonjak 32,78 Persen

“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan Akses Lubuk Alung secara optimal dengan memperhatikan mutu pekerjaan serta penerapan aspek kesehatan dan keselamatan kerja di seluruh area proyek,” ujar Hamdani dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).

Sejumlah pekerjaan konstruksi kini tengah berlangsung di berbagai titik proyek. Mulai dari pekerjaan timbunan, bored pile Abutment 1 Jembatan Irigasi, pembangunan slab overpass interchange, box culvert, hingga lean concrete.

Seluruh pengerjaan dilakukan bertahap dengan pengawasan ketat agar pembangunan berjalan sesuai target dan standar konstruksi yang berlaku.

Menurut Hamdani, keberadaan akses baru ini nantinya tidak hanya mempermudah perjalanan pengguna jalan tol, tetapi juga membuka konektivitas langsung antara Tol Padang–Sicincin dengan pusat aktivitas masyarakat di Lubuk Alung.

"Dengan koneksi yang semakin terintegrasi, arus mobilitas masyarakat dari dan menuju Kota Padang, Bukittinggi, maupun Pariaman diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien," katanya.

Selain mempercepat perjalanan, kata Hamdani, akses Lubuk Alung juga diproyeksikan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Infrastruktur tersebut akan membantu kelancaran distribusi barang, mempermudah akses menuju kawasan perdagangan dan permukiman, hingga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di wilayah yang dilalui jalan tol.

“Akses Lubuk Alung diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitar, termasuk memperlancar mobilitas harian, distribusi barang, serta akses menuju kawasan permukiman dan pusat perdagangan,” jelas Hamdani.

Ia menambahkan, pembangunan akses tersebut menjadi bagian dari komitmen Hutama Karya menghadirkan infrastruktur jalan tol yang tidak hanya menghubungkan antarwilayah, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan kawasan.

Secara keseluruhan, Jalan Tol Pekanbaru–Padang merupakan bagian penting dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera.

Keberadaan tol ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan, memperlancar distribusi logistik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera.

Selain itu, proyek ini juga diyakini dapat mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang koridor jalan tol. 

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.