Tangerang, Banten (ANTARA) - Direktorat Jenderal Imigrasi melalui Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) telah melayani sekitar 30 ribu jamaah calon haji 1447 Hijriah lewat layanan Makkah Route.

Kepala Kantor Imigrasi Soetta Galih Priya Kartika Perdhana menjelaskan pihaknya menyediakan sepuluh konter Makkah Route. Di setiap konternya, petugas imigrasi Arab Saudi langsung memeriksa dokumen keimigrasian para jamaah.

"Untuk Bandara Soekarno-Hatta sendiri, kita terjadwalkan untuk menyelesaikan sekitar 35.285 (jamaah calon haji) dan saat ini baru 30 ribu yang telah dilakukan clearance-nya (pemeriksaan)," ucap Galih di Tangerang, Banten, Minggu.

Adapun, Bandara Soetta melayani pemberangkatan jamaah calon haji dari tiga embarkasi, yakni embarkasi Pondok Gede, Bekasi, dan Cipondoh.

Menurut Galih, layanan Makkah Route bertujuan mempercepat mobilitas jamaah calon haji sesampainya di Tanah Suci. Sebab, pemeriksaan paspor dan visa telah dilakukan sejak di Indonesia, sebelum bertolak ke Arab Saudi.

"Harapannya, pertama, negara hadir; yang kedua, memberikan efisiensi proses dan jamaah haji tidak lagi disibukkan dengan clearance nanti di Arab Saudi," ucapnya.

Ia menjelaskan sebanyak 43 orang petugas imigrasi Arab Saudi ditugaskan pada layanan Makkah Route di Bandara Soetta. Selain itu, 40 orang petugas dari Kantor Imigrasi Soetta juga disiagakan untuk membantu jamaah menjelang masuk ke konter Makkah Route.

"Once (begitu) sudah di-clearance (diperiksa dokumen keimigrasiannya), itu by law, de jure (menurut hukum) sudah masuk wilayah Arab Saudi,” kata dia.

Selain di Bandara Soetta, layanan Makkah Route juga tersedia di tiga bandara internasional lainnya, yakni Bandara Juanda Surabaya, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Khusus untuk Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, layanan Makkah Route baru mulai diberlakukan 2026 ini.

"Nantinya semoga bisa ditambahkan kembali," tutur Galih.