TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO- Lantai 3 Megamall Manado, Sulawesi Utara, menjadi fokus utama olah TKP tim Tim Inafis dan Labfor Polda Sulut pascakebakaran.
Alasannya lantaran lokasi tersebut diduga awal mula api berasal.
Hal tersebut dijelaskan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulawesi Utara (Sulut) diemban oleh Kombes Pol Suryadi kepada Tribunmanado.com, Minggu 17 Mei 2026.
Baca juga: Pascakebakaran Megamall Manado, Barang-barang Mulai Dikeluarkan dari Toko
Olah TKP sedang dilakukan oleh Polda Sulut hingga saat ini.
"Kami fokus di lantai tiga, sebagaimana diinformasikan sebagai asal api," katanya.
Dikatakannya olah TKP melibatkan unsur Inafis, Labfor serta penyidik Polresta Manado.
Ungkap dia, hasil olah TKP akan disampaikan lebih lanjut.
Lantai R1 jadi fokus pemadaman saat kejadian
Titik kebakaran berada di lantai R1, paling atas Megamall.
Belasan mobil pemadam kebakaran (damkar) dari pengelola kawasan, Pemkot Manado dan satu unit water canon Polresta Manado dikerahkan untuk memadamkan api.
Setelah berjibaku sekitar tiga jam, kobaran api di lantai atas Megamall berhasil dipadamkan
Tim pemadam melanjutkan proses pemadaman secara manual. Sebagian masuk ke gedung dan menuju ke tempat kejadian untuk memastikan tak ada lagi api.
"Tim melakukan penyiraman secara manual. Sebagian pakai tabung. Ada juga yang pakai selang," ujar Kadis Damkar Manado, Jimmy Rotinsulu.
Pantauan Tribunmanado.co.id, sebagian petugas melakukan penyisiran di area luar tempat kejadian sekaligus melakukan penyiraman.
Mereka menggunakan selang yang ditarik dari bawah. Sambungan dari selang mobil damkar.
"Kita harus pastikan dulu tidak ada api, padan baru akan ada proses evakuasi," katanya lagi.
Berdasarkan informasi, terdapat tiga orang karyawan Megamall yang terjebak di lantai R1, lokasi terjadinya kebakaran.
Meskipun demikian, mereka dipastikan selamat. Namun kondisinya belum dapat dipastikan.(NDO)