Sosok Patricia Tamawiwy Korban Meninggal Kebakaran Megamall Manado, Komunikasi Sampai Saat Terakhir
Alpen Martinus May 17, 2026 07:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Hujan deras turun sepanjang hari di kota Manado, provinsi Sulut, Minggu (17/5/2026). 

Curah hujan yang tak biasa itu terjadi di musim kemarau bak tanda alam yang berduka dengan kematian Patricia Tamawiwy.

Patricia wafat dalam peristiwa kebakaran Megamall, Manado, Sulut, Sabtu (16/5/2026). 

Baca juga: Lantai 3 Megamall Lokasi Fokus Olah TKP Pascakebakaran, Oleh Tim Inafis dan Labfor Polda Sulut

Karyawan Megamall ini diduga terhirup asap setelah terperangkap di salah satu ruangan. 

Wafatnya Patricia memicu luapan ucapan belasungkawa. 

Di dunia maya, ucapan turut berdukacita nyaris tanpa jeda, baik dari yang mengenal almarhum, maupun yang hanya bersimpati. 

Di dunia nyata, pelayat terus memadati rumah duka di perumahan GPI Mapanget, Minggu (17/5/2026). 

Amatan Tribunmanado, sebagian besar pelayat adalah rekan almarhum sesama pekerja di Megamall. 

Tangis tak mampu ditahan pelayat saat melihat jasad sang sahabat terbujur kaku di peti jenazah. 

Selain penuh rapatan, bangsal duka pun diisi kisah - kisah almarhum yang dikenal pekerja keras, tak banyak bicara, setia, tulus dan berhati baik tersebut. 

Tribun datang Minggu sore. 

Bangsal penuh. 

Bangsal kian penuh jelang malam. 

Garry Tamawiwy saudara dari Patricia menyebut, almarhum bekerja di Megamall semenjak lulus kuliah. 

"Ia bekerja di Megamall sejak lulus dari Fakultas Arsitektur, mungkin sudah delapan tahun," kata dia. 

Dikatakannya, almarhum adalah sosok yang punya karakter pekerja keras. 

Pendiam, tak banyak bicara, tapi selalu bekerja tuntas dan sangat bertanggung jawab. 

Dia bercerita, Patricia mustinya masuk hari Minggu. 

"Tapi ia ambil shiftnya karena ada acara gereja pada hari Minggu," katanya. 

Ungkap dia, almarhum di saat-saat terakhirnya masih berkomunikasi dengan keluarga. 

Bahkan ia sempat sharelock. 

"Sempat berkomunikasi saat ia panik, sharelock sampai sudah tidak bisa lagi komunikasi lagi," katanya. 
Dikatakannya, almarhum akan dimakamkan pada Senin atau Selasa di pekuburan Sentosa. 

Pada kesempatan itu mewakili keluarga ia mengucapkan Terima kasih pada warga Manado yang telah turut berbelasungkawa dan memberi penghiburan pada keluarga yang berduka. (ART) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.