Laporan Wartawan Tribungayo Alga Mahate Ara|Aceh Tengah
Tribungayo.com, Takengon - Dua pemancing yang tenggelam di kawasan Mepar, Kecamatan Kebayakan, Danau Lut Tawar, Aceh Tengah, hingga Minggu (17/5/2026) sore masih belum ditemukan.
Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian intensif terpaksa menghentikan sementara operasi pencarian dan akan melanjutkannya kembali pada Senin (18/5/2026).
Proses pencarian terkendala kondisi air Danau Lut Tawar yang keruh dengan jarak pandang atau visibility hanya sekitar 30 hingga 50 sentimeter.
Koordinator Unit Siaga SAR Takengon, Muhamad Asdianto Selian, mengatakan hingga saat ini pencarian terhadap kedua korban masih nihil.
“Pencarian masih terkendala visibilitas, namun alhamdulillah cuaca hari ini cukup cerah sehingga sedikit membantu. Kami tetap berusaha mencari korban,” ujar Muhamad Asdianto.
Meski begitu, tim SAR gabungan berhasil menemukan perahu yang digunakan oleh korban sekitar pukul 14.35 WIB.
Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas hingga relawan masyarakat.
Dalam proses pencarian, petugas mengerahkan dua unit perahu karet bermesin, serta 10 alat selam.
Sementara itu, pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada esok hari.
Diketahui, peristiwa tenggelamnya dua pemancing tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB sore.
Diketahui, kedua korban pergi memancing menggunakan perahu di kawasan objek wisata Mepar, Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.
Peristiwa itu turut disaksikan oleh pemancing lain yang berada di sekitar tepian Danau Lut Tawar.
Adapun identitas kedua korban yakni Haikal, warga Kampung Wihni Bakong, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah dan Dodi Irawan, warga Kampung Jurusen, Kecamatan Pegasing.(*)
Baca juga: Remaja 13 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Jagong Jeget, Sempat Dilarikan ke Puskesmas