Tangis Sang Ibu Tak Tertahan, Sebut Pricilia Korban Kebakaran Megamall Manado Dekat Dengan Teman
Alpen Martinus May 17, 2026 10:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Duka mendalam masih menyelimuti keluarga Pricilia Tamawiwy, korban meninggal dunia dalam insiden kebakaran Megamall Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (16/5/2026).

Saat ditemui di rumah duka di Perumahan Griya Paniki Indah (GPI), Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Minggu (17/5/2026) malam, sang ibu korban Eirene Landeng tampak belum mampu menyembunyikan kesedihannya.

Pantauan dilokasi, matanya terlihat berkaca-kaca dengan wajah yang tampak sembab.

Baca juga: Kerabat Ungkap Sosok Pricilia Tamawiwy Korban Kebakaran Megamall Manado, Panutan Rekan Kerja

Sesekali raut kesedihan terlihat jelas dari wajahnya saat menerima para pelayat yang datang.

Dalam kesempatan singkat itu, sang ibu menyebut anaknya merupakan sosok yang sangat dekat dengan teman-temannya.

Hal itu, menurutnya, terlihat dari banyaknya teman-teman korban yang datang ke rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir.

"Dia dekat sekali dengan teman-temannya dari SD hingga teman kerja," ucapnya lirih.

Tak hanya dikenal dekat dengan rekan dan sahabatnya, korban juga disebut sebagai sosok pekerja keras.

Di lingkungan keluarga, Pricilia dikenal sebagai pribadi yang santun dan menghormati keluarga.

Kepergian korban pun menjadi pukulan berat bagi keluarga yang ditinggalkan.

Sang ibu tidak banyak berbicara saat diwawancarai. 

Namun dari raut wajahnya, duka mendalam begitu terlihat.

Sesekali ia menatap foto korban, berusaha tersenyum saat menyambut pelayat yang datang.

Namun saat pandangannya mengarah ke peti tempat anaknya terbaring, ia tak kuasa menahan air mata.

Beberapa kerabat tampak berusaha menenangkan sang ibu yang terus didampingi anggota keluarga lainnya di sekitar peti korban. 

Menurut sang ibu, rencana pemakaman korban dijadwalkan berlangsung pada Selasa (19/5/2026). 

Hal tersebut karena pihak keluarga masih menunggu kedatangan suami korban yang saat ini bekerja di Kepulauan Talaud.

Ia mengatakan, hari ini belum ada kapal dari lokasi tersebut menuju Manado. 

Keluarga masih menunggu kepastian apakah suami korban akan menggunakan kapal atau pesawat untuk kembali.(PET)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.