POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Operasi pencarian terhadap Haris Sukhatno (44) alias Heru, ABK Kapal Feliana 01 yang terjatuh di Perairan Selat Karimata, melibatkan belasan personel dari berbagai unsur.
Mengingat lokasi kejadian berada di perairan lepas sejauh 40 mil laut dari daratan Manggar, tim SAR gabungan turut membekali diri dengan peralatan komunikasi satelit khusus.
Kecelakaan kapal yang menimpa warga Desa Jangkang, Kecamatan Dendang itu memicu pergerakan cepat dari tim penyelamat yang dikoordinasikan langsung di bawah Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang.
Danpos SAR Belitung, Indra Prasta mengatakan luasnya medan pencarian di Selat Karimata menuntut koordinasi yang kuat antar instansi. Oleh karena itu, personel gabungan langsung dibagi ke dalam beberapa tim penyelamat begitu laporan resmi masuk.
“Unsur SAR yang terlibat malam ini terdiri dari lima personel Rescuer Pos SAR Belitung, dibantu oleh tiga personel Rescuer dari Unit Siaga SAR (USS) Tanjungpandan. Selain itu, kita juga diperkuat oleh masing-masing dua personel dari BPBD Belitung Timur dan Satpolairud,” ujar Indra, Minggu (17/5/2026).
Indra juga menjelaskan beberapa perlengkapan dan perangkat dalam operasi kali ini.
“Alat utama dan peralatan SAR yang kita kerahkan meliputi satu unit kapal nelayan untuk menyisir laut, serta kendaraan darat berupa satu unit Rescue Car Tipe 2 dan satu unit Rescue Car Carrier. Yang terpenting, kami juga membawa satu unit perangkat internet satelit Starlink serta satu set peralatan komunikasi (palkom) dan medis untuk menunjang posko lapangan di tengah laut,” paparnya.
Fokus pencarian utama saat ini adalah melacak keberadaan korban yang dilaporkan terakhir kali terlihat mengenakan jaket berwarna merah.
Meskipun pencarian berpotensi dilakukan hingga malam hari, tim gabungan berkomitmen untuk memaksimalkan seluruh potensi yang ada demi menemukan korban secepat mungkin.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Belitung Timur agar cuaca mendukung malam ini, sehingga tim gabungan bisa segera menemukan korban,” tutup Indra.
(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)