Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Seorang jamaah haji asal Aceh Selatan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Jamaah atas nama, Ilyas Nanyek Muhammad, berusia 88 tahun tersebut tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Aceh. Seharusnya ia sudah diberangkatkan ke Tanah Suci bersama rombongannya, pada Kamis (14/5/2026) lalu, namun keberangkatan terpaksa ditunda karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan.
Sementara itu, satu jamaah lain asal Aceh Selatan, Muhammad Waita (65), yang juga sempat menjalani perawatan, kini sudah diberangkatkan ke Arab Saudi pada kloter berikutnya setelah kondisi kesehatannya membaik.
Baca juga: Ini Penjelasan Polresta Banda Aceh soal Izin Demo JKA Dilayangkan Saat Libur
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan pihaknya terus memantau kondisi jamaah yang masih sakit. Menurutnya, jamaah tersebut masih memiliki peluang untuk diberangkatkan pada Kloter 14 yang merupakan kloter terakhir Embarkasi Aceh.
“Kloter 14 dijadwalkan masuk asrama haji pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 07.00 WIB dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada Rabu, 20 Mei 2026 pukul 05.40 WIB, sekaligus menutup proses pemberangkatan” kata Arijal didampingi Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Banda Aceh, Darwin.
Selain itu, satu jamaah lainnya yang sebelumnya sempat dirawat, yakni Sakum Muhammadin Abdullah (75), asal Aceh Tenggara yang tergabung dalam Kloter 7, kini telah dipulangkan ke daerah asalnya oleh keluarga.
Sakum sebelumnya sempat dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, karena kondisi kesehatannya terus menurun, pihak keluarga memutuskan untuk memulangkannya dan menunda keberangkatan haji tahun ini.(*)