TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Jumlah mahasiswa aktif di Universitas Terbuka (UT) Sorong terus melonjak signifikan.
Hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 2.902 mahasiswa aktif yang tengah menempuh pendidikan di kampus tersebut.
Baca juga: Gubernur Elisa Kambu dan Istri Borong Aneka Produk UMKM pada HUT Ke-12 UT Sorong
Direktur UT Sorong Michel Jacson Nalawo Potolau menyatakan, bahwa lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya kesadaran masyarakat Papua terhadap pentingnya pendidikan tinggi, khususnya di wilayah cakupan UT Sorong yaitu Papua Barat Daya dan Papua Barat.
“Ini bukti masyarakat Papua semakin peduli pada peningkatan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM),” ujar Michel, Senin (18/5/2026).
Michel menambahkan, dalam 12 tahun perjalanan UT Sorong, terjadi pergeseran tren yang besar pada komposisi mahasiswa.
Pada awal berdiri, UT Sorong didominasi oleh kalangan pekerja dan guru yang ingin mendapatkan sertifikasi atau naik jabatan, namun kini situasinya berubah total.
“Dulu mayoritas adalah pekerja. Tapi dalam dua tahun terakhir, jumlahnya mulai seimbang, bahkan sekarang justru didominasi oleh fresh graduate lulusan SMA/SMK,” katanya.
Baca juga: 18 Tim Pelajar Adu Kreasi Lomba Busana Daur Ulang, Direktur UT Sorong Puji Kreativitas Peserta
Perubahan tren ini dinilai erat kaitannya dengan perkembangan teknologi digital yang melekat pada kehidupan Generasi Z.
Sistem kuliah daring dan fleksibel yang diterapkan UT dianggap sangat cocok dengan karakter anak muda masa kini.
Baca juga: Jalan Santai HUT 12 UT Sorong, Wakil Wali Kota Anshar Karim Harap jadi Kampus Inklusif
Ke depan, UT Sorong berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan tinggi berkualitas yang mampu menjangkau hingga wilayah terluar di Tanah Papua.
“Langkah ini diambil demi pemerataan akses pendidikan, sekaligus menjadi sinyal positif bagi kebangkitan mutu SDM dan semangat generasi muda Papua untuk kuliah,” katanya. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)