TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara akan uji coba website Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 sebelum pelaksanaan pendaftaran resmi dibuka pada Juni mendatang.
Plt Kepala Disdikbud Kaltara, Hasanuddin mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi kepada sekolah dan masyarakat terkait pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027.
“Insyaallah awal Juni kami melaksanakan uji coba. Silakan guru di sekolah mencoba aplikasi kami. Kalau ada permasalahan sampaikan kepada kami,” ujarnya.
Menurut Hasanuddin, uji coba aplikasi dilakukan agar siswa, orang tua hingga pihak sekolah dapat mencoba langsung sistem pendaftaran sebelum pelaksanaan resmi dimulai.
Baca juga: Disdikbud Kaltara Klaim SPMB 2025 Berjalan Lancar, Bakal Evaluasi Waktu Pelaksaan Sosialisasi
“Nanti pasti kami laksanakan beberapa hari. Mengingat di situ ada orang tua, siswa untuk mencoba aplikasi kami. Nah itu juga kami butuhkan, adakah kekurangan dari aplikasi-aplikasi kami itu,” ucap Hasanuddin.
Ia menjelaskan, seluruh data yang masuk saat masa uji coba nantinya akan dihapus sebelum pendaftaran resmi dibuka.
“Sebelum tanggal 17 pagi kami hapus semua yang uji coba untuk persiapan tanggal 17,” ucapnya.
Hasanuddin menyebutkan, website resmi yang digunakan dalam pelaksanaan SPMB yakni spmb.kaltaraprov.co.id.
Sebelumnya, website tersebut sempat dibuka lalu kembali ditutup lantaran adanya gangguan dari pihak luar saat proses percobaan sistem dilakukan.
Baca juga: Disdik Tarakan Dapat 50 Pengaduan Selama SPMB Tingkat SD dan SMP, Jalur Domisili dan Mutasi
“Sempat dibuka, kami mau uji coba, tapi ternyata ada gangguan,” katanya.
Saat ditanya terkait bentuk gangguan yang terjadi, Hasanuddin mengungkapkan ada pihak yang mencoba menyebarkan informasi seolah aplikasi SPMB telah resmi dibuka.
“Ada yang hackback. Jadi dia masuk ke media lain bahwa ayo aplikasi SPMB dibuka, cuma salahnya dia bukan Kaltara. Sehingga kami tahu, kami tutup dulu,” jelasnya.
Ia menegaskan, website kemarin sudah kembali bisa diakses. Untuk pelaksanaan pendaftaran resmi, Disdikbud Kaltara menjadwalkan SPMB berlangsung pada 17 hingga 25 Juni 2026.
“Kami laksanakan tanggal 17 sampai dengan 25 Juni 2026,” ujarnya.
Hasanuddin menambahkan, jalur penerimaan siswa baru jenjang SMA tahun ini tetap menggunakan empat jalur penerimaan.
“Untuk SMA itu ada empat jalur. Ada afirmasi, ada prestasi, ada mutasi dan ada jalur domisili yang dulu zonasi. Ini hanya mengganti istilah saja,” terangnya.
Ia juga menjelaskan, pelaksanaan SPMB 2026 mengacu pada sejumlah aturan yang telah ditetapkan pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
“Pelaksanaan SPMB tahun 2026 itu adalah Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru. Lalu Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14 Tahun 2026 tentang petunjuk teknis penetapan jumlah murid per rombel,” ujarnya.
Selain itu, terdapat pula Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen Nomor 0301/C.A/HK.04.01/2026 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027.
“Dari tiga dasar hukum itu muncullah Keputusan Gubernur tentang petunjuk teknis SPMB jenjang SMA, SMK dan SLB di Provinsi Kalimantan Utara tahun ajaran 2026-2027 yang menjadi kitab suci kami. Kami tidak boleh keluar dari situ,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah