Pasar Ngadiluwih Ditarget Beroperasi Akhir 2026, Pemkab Kediri Siapkan Relokasi Pedagang
Rendy Nicko May 18, 2026 02:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan Pasar Ngadiluwih ditarget mulai beroperasi pada akhir tahun 2026. Saat ini, proses penyelesaian pembangunan pasar terus dikebut melalui tahapan tender untuk pekerjaan finishing yang masih tersisa.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih mengatakan pihaknya tengah menyiapkan proses pengadaan untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan fisik yang belum rampung sepenuhnya.

Menurut Tutik, beberapa pekerjaan yang masih tersisa meliputi pagar sisi barat, pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di dalam area pasar, hingga penyelesaian bagian fasad bangunan.

"Harapan Mas Bupati memang Pasar Ngadiluwih harus bisa dioperasionalkan tahun ini dan ini menjadi tantangan bagi kami untuk segera menyelesaikannya," jelas Tutik, Senin (18/5/2026).

Baca juga: Okupansi Tinggi saat Long Weekend, Stasiun Kediri Layani 8.770 Penumpang Kereta Api

Tutik menjelaskan, kontrak pekerjaan sebelumnya sebenarnya telah dinyatakan selesai 100 persen. Namun, masih terdapat sejumlah penyempurnaan fisik yang kini masuk tahap lanjutan.

Pemkab Kediri pun menargetkan proses tender pekerjaan finishing dapat dimulai dalam waktu dekat. Jika berjalan sesuai jadwal, pengerjaan diperkirakan berlangsung selama tiga hingga empat bulan.

"Target kami akhir Mei proses audit selesai, kemudian Juni atau Juli tender sudah bisa berjalan," ungkapnya.

Tutik optimistis seluruh pekerjaan fisik Pasar Ngadiluwih dapat tuntas pada November 2026. Setelah itu, proses relokasi pedagang akan dilakukan secara bertahap agar pasar bisa langsung beroperasi penuh pada Desember mendatang.

"Insyaallah November selesai semua terkait pekerjaan Pasar Ngadiluwih. Harapannya Desember seluruh pedagang sudah pindah," katanya.

Selain penyelesaian bangunan, Disdagin Kabupaten Kediri juga mulai mempersiapkan proses penataan kios dan lapak pedagang. Saat ini, proses penomoran, pemetaan lokasi, hingga pendataan pedagang sudah mulai dilakukan.

Pemkab Kediri juga menyiapkan mekanisme pengundian kios dan lapak agar penempatan pedagang berlangsung adil dan merata sesuai zonasi masing-masing.

"Untuk pemerataan dan keadilan, nanti penempatan dilakukan dengan sistem undian per zonasi," jelas Tutik.

Baca juga: DJKA Uji Fungsi Jembatan BH 613 Kras Kediri, Diklaim Perkuat Keamanan Perjalanan Kereta Api

Pihaknya mencontohkan, pedagang konveksi akan diundi khusus di zona konveksi, begitu juga pedagang daging, peracangan, maupun jenis usaha lainnya. Sistem tersebut dinilai paling efektif untuk menghindari polemik antar pedagang.

Dalam rancangan yang disiapkan, Pasar Ngadiluwih nantinya memiliki sekitar 700 lapak dan 41 kios. Selain itu, disediakan pula area kuliner baru di sisi utara pasar yang diproyeksikan mampu menambah keramaian pusat perdagangan tersebut.

"Lapaknya kurang lebih 700 sesuai database pedagang dan kiosnya ada 41 unit," paparnya.

Untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan finishing, Pemkab Kediri menyiapkan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Anggaran tersebut difokuskan pada pekerjaan prioritas agar pasar segera bisa dimanfaatkan masyarakat.

Tutik menambahkan, sejumlah fasilitas tambahan seperti sistem parkir elektronik sebenarnya juga masuk dalam perencanaan. Namun, realisasi fasilitas tersebut masih menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

"Kalau memang nanti e-parking belum memungkinkan, mungkin tahun berikutnya. Yang penting sekarang pasar bisa segera beroperasi dan dimanfaatkan pedagang," katanya.

Tutik berharap keberadaan Pasar Ngadiluwih yang baru nantinya mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kenyamanan pedagang maupun pengunjung.

"Intinya pasar ini harus segera bermanfaat untuk masyarakat dan perekonomian bisa bergerak lagi," pungkas Tutik. 

Di sisi lain, adanya kabar siap dioperasikannya Pasar Ngadiluwih telah ditunggu sejak lama oleh para pedangang. 

Salah satunya Endang Karyati, saat ini berjualan di lokasi pengganti pasar bersama ratusan pedagang lainnya. 

Menurutnya, wajah baru dari Pasar Ngadiluwih diharapkan bisa mendongkrak pendapatan dari para pedagang. 

"Semoga cepat bisa digunakan kembali setelah kebakaran lalu," ucapnya. 

(Isya Anshori/TribunMataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.