TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Terdengar suara dentuman keras saat kecelakaan di ruas Jalan Lintas Sumatera, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi atau kawasan Gerbang Citra Raya City Jambi terjadi.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.00 WIB dini hari, pada Senin (18/5/2026).
Hal tersebut disampaikan seorang warga setempat, sekaligus karyawan rumah makan di kawasan itu, Budi.
Dia mengatakan, awalnya dirinya mengira suara itu merupakan hantaman keras dari sebuah mobil yang menghantam lubang.
Ternyata, ada suara jeritan setelah suara dentuman itu terdengar.
Sehingga, Budi melihat kearah lokasi kecelakaan dari jendela kamarnya yang berada di lantai 2 sebuah ruko dikawasan itu.
“Terus ngelihat dari luar ada yang tergeletak gitu, terus teman-teman saya pada lari ke bawah mau ngelihat,” katanya.
Budi menuturkan, awalnya dia mengira kecelakaan itu merupakan kecelakaan biasa dan menduga korban kecelakaan hanya luka ringan, seperti terkilir ataupun keseleo.
Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat berkerumun dan berkumpul dilokasi korban kecelakaan tergeletak.
“Makin lama, beberapa menit udah pada rame ngumpul kok kok rame gitu kayaknya parah nih jadi saya pun ikut turun ngelihat dan ternyata nah ya innalillahi lah, rupanya parah juga,” tuturnya.
Dia menjelaskan, saat kecelakaan korban mengalami luka yang cukup serius, sehingga masyarakat tidak ada yang berani menyentuhnya.
Saat itu ponsel korban berdering, sehingga bos tempat Budi bekerja mengambil ponsel tersebut dengan membungkus tangannya menggunakan kantong plastik.
“Terus nelpon diambil lah nih HP-nya pakai sarung tangan plastik sama bos kita nih, bos warung kan. Terus kita ambil nih HP-nya, nomornya kita catat, kita ketik, kita telepon,” jelasnya.
Dia menerangkan, mereka menyuruh orang yang menghubungi korban segera datang ke lokasi tersebut. Diketahui, orang yang menelepon itu ialah teman dekat korban.
Dia menerangkan, sekira 30 menit pasca kejadian ambulans dan pihak kepolisian mendatangi lokasi itu.
Beberapa teman korban bersama beberapa keluarga dan kerabat korban juga datang ke lokasi tersebut.
Disatu sisi, Budi merasa merinding saat peristiwa tersebut terjadi. Sebab, kecelakaan itu terjadi pada malam hingga dini hari.
“Suasananya ya lumayan merinding juga kejadiannya udah kayak larut malam gitu enggak ada yang berani nyentuh,” ujarnya.
Dia menyebut, kecelakaan itu melibatkan satu truk fuso berwarna hijau. Hal itu diketahui Budi setelah melihat CCTV di warungnya.
“Kita hanya yang saya lihat itu kayak mobilnya terlihat juga dia yang sedang posisi terjatuhnya juga terlihat gitu, karena kan dibantu dengan cahaya lampu motornya gitu. Kalau platnya sih kurang jelas karena kan jauh ya,” ucapnya.
Budi menambahkan, sebelumnya kawasan tersebut pernah terjadi kecelakaan antar sepeda motor.
Kecelakaan itu terjadi pada bulan puasa 2026 kemarin. Namun, tidak ada korban jiwa saat kecelakaan itu terjadi.
Sehingga, dia berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Dia juga berharap jalan yang berlobang dan lampu jalan dikawasan itu segera diperbaiki.
“Harapannya sih mudah-mudahan jangan ada korban lagi di sini, kita juga prihatin,” pungkasnya. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)
Baca juga: Update Kecelakaan di Mendalo Jambi, Suripto Berharap Penabrak Anaknya Ditangkap