TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Seorang pemuda warga Kabupaten Purbalingga tewas tenggelam di Bendungan Nepen Boyolali pada Senin (18/5/2026) sore.
Korban yang diketahui bernama David Arda tersebut diduga tidak bisa berenang saat dia bersama dua rekannya bermain perosotan di bendungan tersebut.
Saat itu, tiga orang turun untuk mandi dan bermain perosotan, sedangkan satu temannya tetap di atas.
Saat meluncur turun di pleret itu, korban tenggelam.
Baca juga: Lansia ODGJ Tewas Terkubur di Dapur Rumah Andong Boyolali, Warga Curigai Ulah Anak Korban
• Istri Tewas Dibacok Suami di Temanggung, Berikut Kronologinya
Mengetahui kondisi itu, teman-temannya berusaha memberikan pertolongan, namun gagal.
Kejadian itu lantas dilaporkan ke Polsek Teras dan BPBD Kabupaten Boyolali.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Boyolali, Gembong Suroto mengatakan, pihaknya mendapat laporan kejadian sekira pukul 16.45.
"Kami langsung prepare dan mengadakan operasi SAR dengan metode penyelaman pada kedalaman sekira tiga hingga empat 4 meter."
"Tternyata korban bergeser sekira dua meter dari titik awal. Korban pun ditemukan meninggal," kata Gembong Suroto seperti dilansir dari TribunSolo.com, Senin (18/5/2026).
Setelah ditemukan, korban dibawa ke tepian dan dievakuasi ke RSUD Pandan Arang Boyolali.
Kapolsek Teras, AKP Wahyudi mengatakan, kejadian itu bermula saat korban bersama tiga temannya bermain di Bendung Nepen.
"Korban diduga tidak bisa berenang, lalu tenggelam," katanya.
Teman-temannya mencoba menolong korban, tetapi gagal sehingga korban tenggelam dan ditemukan dalam kondisi meninggal.
Jenazah korban dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali untuk dilakukan visum. (*)
Sumber TribunSolo.com