HUT ke-80 Sumatera Selatan: Dari Sumsel untuk Negeri, Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Terus Jaga
Refly Permana May 19, 2026 12:27 AM

SRIPOKU.COM - Selama lebih dari satu abad berdiri di tepian Sungai Musi, Kilang Plaju terus menjadi bagian dari perjalanan di jantung Sumatera Selatan dalam menjaga ketahanan energi dan mendukung pertumbuhan wilayah.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Selatan, “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat”.

Sebagai objek vital nasional, Kilang Plaju memiliki peran strategis dalam menjaga pasokan energi bagi wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) maupun nasional.

Dengan kapasitas pengolahan lebih dari 120.000 barel per hari, Kilang Plaju saat ini menyuplai sekitar 60 persen kebutuhan energi di wilayah Sumbagsel sekaligus menjadi salah satu penopang ketahanan energi nasional.

Komitmen menjaga ketahanan energi tersebut sejalan dengan salah satu misi pembangunan Sumatera Selatan tahun 2025–2029, yakni mewujudkan keterkaitan yang kuat antara ketahanan pangan, ketahanan energi, dan kedaulatan air sebagai upaya menghadapi perubahan iklim.

Hal tersebut sekaligus selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui pembangunan yang berkelanjutan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju, Siti Fauzia, mengatakan bahwa semangat “Sumsel Tangguh, Maju Lebih Cepat” juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keberlanjutan operasional energi untuk mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. 

“Ketahanan energi memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat, aktivitas industri, hingga pembangunan daerah yang berkelanjutan. Karena itu, Kilang Plaju terus berkomitmen menjaga keandalan operasional agar pasokan energi bagi masyarakat Sumbagsel dan nasional tetap aman dan optimal,” ujarnya.

Berdiri sebagai kilang tertua di Indonesia yang masih terus beroperasi, Kilang Plaju menyimpan jejak panjang perjalanan energi nasional.

Kilang Plaju yang berdiri pada 1904 dan Kilang Sungai Gerong pada 1926 saat era kolonial tersebut kini tumbuh menjadi aset strategis bangsa yang terus bertransformasi mengikuti perkembangan kebutuhan energi nasional.

Operasional Kilang Plaju sendiri tersebar di area Plaju dan Sungai Gerong yang terhubung melalui jembatan integrasi fisik guna memperkuat sinergi operasional antar site.

Keberadaan kilang di Sumatera Selatan juga menjadi bagian penting dalam mendukung distribusi energi serta menjaga stabilitas pasokan di berbagai sektor strategis.

Selain menjaga keandalan operasional, Kilang Plaju juga turut mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasi melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Melalui semangat kolaborasi dan komitmen menjaga pasokan energi, Kilang Plaju berharap dapat terus menjadi bagian dari perjalanan Sumatera Selatan untuk tumbuh lebih tangguh dan maju lebih cepat.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kilang akan terus beroperasi secara optimal guna menjaga ketahanan energi bagi masyarakat Sumbagsel dan nasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.