Bocil Datangi Damkar Tanahbumbu Gegara Cincin di Jari Bikin Bengkak,Begini Petugas Beri Pertolongan
Hari Widodo May 19, 2026 12:51 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN  – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Unit Simpang Empat, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan kembali beraksi menyelamatkan warga dari situasi darurat non-kebakaran. 

Petugas harus bertindak cepat memotong cincin besi yang menjepit jari dua orang bocah, Senin (18/5/2026).

Pertama, petugas harus melepaskan cincin yang menjepit jari tengah seorang bocah laki laki. 

Kemudian, kasus serupa juga dialami seorang bocah perempuan yang jari manisnya terjepit cincinhingga menimbulkan pembengkakan  yang  berpotensi menimbulkan cedera serius.

Baca juga: Sarang Lebah Bikin Khawatir Warga, Tim Animal Rescue Damkar Mantewe Tanahbumbu Lakukan Evakuasi

Kondisi kedua boccah cilik (bocil) tersebut dilaporkan sudah cukup mendesak karena aliran darah di jari mereka mulai tersumbat. 

Khawatir kondisi jari anaknya semakin memburuk, orang tua kedua korban berinisiatif langsung mendatangi Markas  Damkar Simpang Empat untuk meminta pertolongan  darurat.

Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Tanahbumbu, Syaikhul Ansyari, membenarkan adanya kedatangan dua warga cilik tersebut yang membutuhkan penanganan evakuasi cincin segera dari pasukannya.

“Betul, hari ini kami Posko Damkar Simpang Empat menerima adanya dua orang bocil datang ke posko kami dengan tujuan meminta bantuan untuk melepaskan atau memotong cincin di bagian jari tangan yang karena telah menimbulkan pembengkakan,” ujar Syaikhul Ansari saat memberikan keterangan pada Banjarmasin Post.

Berdasarkan data dari pihak Damkar, korban pertama merupakan seorang anak laki-laki bernama Arkan yang baru berusia 11 tahun, warga Jalan Sampurna, Desa Hidayah Makmur.

Sementara korban kedua adalah balita perempuan bernama Puteri yang berusia 4 tahun, warga Jalan Karang Jawa, Desa Barqah.

Melihat kondisi jari kedua korban yang sudah membesar dan memerah, Tim Rescue Damkar langsung bergerak sigap mengeluarkan peralatan khusus berupa gerinda mini pelindung jepitan besi. 

Proses pemotongan pun dilakukan secara perlahan dengan tingkat ketelitian tinggi agar mata gergaji tidak mengenai kulit sensitif anak-anak tersebut.

Selama proses evakuasi  itu, petugas secara konstan menyiramkan air dingin ke jari korban untuk meredam rasa panas yang ditimbulkan oleh gesekan logam alat pemotong.

Berkat keahlian terlatih dari personel Damkar di lapangan, kedua cincin yang menjepit erat jari Arkan dan Puteri akhirnya berhasil dipatahkan dan dilepaskan dengan aman tanpa menimbulkan luka baru.

Usai evakuasi, petugas juga langsung memberikan penanganan pertolongan pertama ringan untuk meredakan bengkak pada jari mereka.

Baca juga: Jatuh Saat Hindari Lubang di Jalan, Pengendara Motor di Tanahbumbu Tewas Terlindas Bus

Pasca-insiden tersebut, pihak Damkar Tanah Bumbu mengeluarkan peringatan  kepada para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anak mereka, terutama dalam hal pemakaian perhiasan atau aksesoris yang ukurannya sudah kekecilan.

“Kami anggota Damkar juga mengimbau kepada masyarakat luas agar lebih berhati-hati dalam penggunaan aksesoris pada anak, supaya tidak menimbulkan cedera maupun hal berbahaya lainnya dalam penggunaan sehari-hari,” tutup Syaikhul.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.