Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ir Safri Ismi ST MT kembali dipercaya memimpin Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Provinsi Aceh untuk masa bakti 2026–2030. Ini merupakan periode kedua kepemimpinannya.
Safri Ismi terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-11 Inkindo Aceh yang digelar di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Senin (18/5/2026). Musprov tersebut dibuka oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir.
Selain memilih ketua, peserta Musprov juga menetapkan susunan pengurus lainnya, yakni Ir M Zanir ST MT sebagai Sekretaris DPP dan Salman ST MT sebagai Bendahara DPP, beserta jajaran pengurus lainnya.
Usai pemilihan, kepengurusan baru Inkindo Aceh langsung dikukuhkan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Inkindo, Erie Heryadi.
Acara pembukaan Musprov ditandai dengan penabuhan rapai secara bersama-sama oleh Sekda Aceh M Nasir, Ketua Umum DPN Inkindo Erie Heryadi, dan Ketua DPP Inkindo Aceh Safri Ismi. Kegiatan ini turut dihadiri para ketua Inkindo dari sejumlah provinsi serta anggota asosiasi lainnya.
Dalam sambutannya, Sekda Aceh M Nasir menegaskan bahwa Inkindo memiliki peran strategis dalam setiap proses pembangunan daerah. Menurutnya, kualitas perencanaan yang dilakukan konsultan sangat menentukan baik atau tidaknya hasil pembangunan.
Baca juga: Wakili Gubernur, Sekda Resmi Buka Musprov Inkindo Aceh 2026
Pada kesempatan tersebut, M Nasir juga meminta para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk terus memberdayakan konsultan lokal dalam perencanaan pembangunan.
“Tahun ini lebih dari Rp1 triliun, termasuk dana TKD, kita anggarkan untuk rehab dan rekon. Saya harap kepada kepala SKPA agar memperhatikan keterlibatan Inkindo di dalamnya,” ujarnya.
Di akhir sambutan, M Nasir berharap Inkindo Aceh tetap menjadi organisasi yang solid dan mampu menjawab tantangan di era modern. “Pemerintah Aceh memandang Inkindo sebagai mitra strategis,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua DPP Inkindo Aceh Safri Ismi dalam sambutan singkatnya melaporkan bahwa jumlah keanggotaan Inkindo Aceh terus menurun dari tahun ke tahun. Dari sebelumnya sekitar 400 anggota, saat ini tersisa 88 pengurus aktif.
Safri berharap Pemerintah Aceh terus memberdayakan jasa konsultan lokal dalam setiap agenda pembangunan. “Saya yakin bersama Panglima kita, Bapak Mualem, kita masih bisa bergerak memperbaiki daerah meskipun tidak dibantu negara luar. Saya yakin kita akan cepat pulih kembali,” ujarnya.
Ketua Umum DPN Inkindo Erie Heryadi juga berpesan kepada pengurus baru agar menjaga silaturahmi antarsesama anggota serta terus meningkatkan kompetensi. “Jumlah anggota kita terus menurun dari tahun ke tahun, sehingga kekompakan harus dijaga. Perlu dibuat program-program yang menarik agar anggota merasa betah,” katanya. (*)