Sidak ke Kelurahan Sungai Sapih, Maigus Nasir Soroti 77 Anak Tidak Sekolah dan Jalan Rusak
Rezi Azwar May 19, 2026 08:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyoroti masih adanya puluhan Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor kelurahan tersebut, Selasa (19/5/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal sekaligus meninjau sejumlah persoalan sosial dan infrastruktur yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

Berdasarkan data Kelurahan Sungai Sapih, jumlah ATS pada 2025 tercatat sebanyak 88 orang. Angka tersebut berhasil ditekan menjadi 77 orang pada 2026.

Meski menunjukkan penurunan, Maigus menegaskan persoalan anak tidak sekolah masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padang karena berkaitan langsung dengan masa depan generasi muda.

Baca juga: HJK Padang ke-357 Bakal Lebih Meriah, Kota Tua Disulap Jadi Pusat Festival Gastronomi dan Budaya

“Ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Padang, karena anak-anak kita tidak boleh kehilangan masa depan akibat terkendala akses pendidikan atau persoalan ekonomi keluarga. Kita ingin seluruh anak di Kota Padang mendapatkan hak pendidikan yang layak,” kata Maigus Nasir.

Ia meminta seluruh unsur kelurahan, mulai dari lurah, RT/RW hingga tokoh masyarakat, aktif melakukan pendataan serta pendekatan kepada keluarga yang anaknya belum memperoleh akses pendidikan secara maksimal.

Menurutnya, upaya menekan angka ATS terus dilakukan melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara yang tidak hanya fokus pada pendataan dan pendampingan anak putus sekolah, tetapi juga menyediakan berbagai fasilitas pendidikan bagi masyarakat.

Program tersebut mencakup bantuan beasiswa bagi pelajar berprestasi maupun keluarga kurang mampu, sehingga tidak ada lagi anak yang terhambat mengenyam pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

“Pemerintah Kota Padang juga membuka peluang beasiswa pendidikan hingga ke luar negeri bagi generasi muda yang memiliki kemampuan akademik dan semangat belajar tinggi. Kita ingin anak-anak Kota Padang menjadi generasi yang berdaya saing global,” ujarnya.

Baca juga: Antrean Solar Mengular di SPBU Khatib Sulaiman, Didominasi Truk dan Bus hingga Makan Badan Jalan

Selain membahas sektor pendidikan, Maigus juga meninjau kondisi infrastruktur lingkungan di Kelurahan Sungai Sapih.

Ia menemukan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang.

Kepada lurah dan jajaran kelurahan, Maigus meminta agar seluruh titik jalan rusak segera didata secara rinci untuk ditindaklanjuti oleh instansi terkait.

“Saya minta seluruh jalan yang berlubang segera didata. Jangan menunggu kerusakan semakin parah, karena infrastruktur yang baik sangat penting untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Melalui sidak tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, baik di bidang pendidikan maupun infrastruktur, dapat segera ditangani sehingga pelayanan publik dan kualitas hidup warga terus meningkat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.