SURYAMALANG.COM, - Langkah Persib Bandung dalam menatap laga krusial penentu gelar juara melawan Persijap Jepara akhir pekan ini harus dibayangi kabar buruk dari ruang sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Manajemen Maung Bandung, kini dipusingkan dengan kewajiban membayar denda jumbo akibat rentetan aksi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum suporter mereka dalam dua pertandingan berbeda pada akhir April dan awal Mei lalu.
Sanksi finansial yang dijatuhkan melalui dua hasil sidang Komdis berturut-turut tersebut, kian memperberat beban manajemen klub, yang sebelumnya juga telah dijatuhi denda fantastis miliaran rupiah oleh konfederasi sepak bola Asia, AFC.
Persib Bandung dijatuhi hukuman denda dengan total mencapai Rp455.000.000.
Sanksi ini berawal dari sidang Komisi Disiplin (Komdis) PSSI yang digelar pada 4 Mei 2025, di mana Maung Bandung dinyatakan bersalah dan diwajibkan membayar denda pertama sebesar Rp175.000.000.
Denda tersebut terakumulasi dari rentetan pelanggaran suporter Persib saat melakoni laga tandang ke markas Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda pada 30 April lalu.
Baca juga: Jadwal Lawan Arema FC Dimajukan, PSIM Yogyakarta Tetap Didampingi Van Gastel Demi Posisi 10 Besar
Pelanggaran pertama dipicu oleh kedatangan suporter mereka ke stadion yang langsung berbuah denda sebesar Rp25.000.000.
Masih dalam pertandingan yang sama, situasi diperparah oleh temuan Komdis terkait adanya suporter tim tamu dari Tribun Utara dan Tribun Selatan yang nekat masuk ke dalam lapangan, sehingga klub harus membayar denda tambahan sebesar Rp60.000.000.
Tak berhenti di situ, dua pelanggaran lain juga tercatat akibat aksi oknum suporter tamu yang menyalakan flare dan petasan di Tribun Selatan, Timur, serta Utara, yang menghasilkan sanksi denda senilai Rp60.000.000.
Terakhir, Komdis menjatuhkan denda sebesar Rp30.000.000 setelah adanya pelemparan satu kemasan air minum dari Tribun Utara ke arah lapangan.
Berbagai pelanggaran di laga tersebut membuat Persib harus menyetor total Rp175.000.000 ke Komdis PSSI berdasarkan hasil sidang pertama.
Selanjutnya, hasil sidang Komdis PSSI pada 7 Mei kembali menemukan dua pelanggaran yang dilakukan oleh Persib Bandung.
Pelanggaran tersebut terjadi saat mereka menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 4 Mei lalu.
Komdis mendapati adanya aksi pelemparan air minum kemasan dalam jumlah banyak ke arah lapangan dari Tribun Selatan oleh suporter Persib, yang berujung sanksi denda sebesar Rp30.000.000.
Baca juga: Persib Bandung Berburu Hattrick Juara, Beckham Putra Sebut Perburuan Juara Musim Ini Sangat Panas
Hukuman paling berat yang harus dibayarkan ke Komdis PSSI adalah denda fantastis sebesar Rp250.000.000.
Sanksi jumbo ini dijatuhkan lantaran pada menit ke-54 laga kontra PSIM, terjadi aksi pelemparan petasan sebanyak 10 kali ke dalam lapangan.
Akibatnya, pertandingan sempat dihentikan selama empat menit karena kondisi lapangan diselimuti asap pekat yang dinilai kurang kondusif.
Pada momen yang sama, Komdis juga menemukan adanya penyalaan flare di Tribun Timur serta letupan petasan sebanyak tiga kali yang dilakukan oleh suporter Maung Bandung.
Rentetan denda domestik ini jelas semakin memperberat beban finansial Maung Bandung musim ini.
Sebelumnya, Persib sudah lebih dulu dijatuhi denda raksasa sebesar 3,5 miliar rupiah oleh AFC menyusul kericuhan suporter pada ajang AFC Champions League 2025/2026 saat melawan Ratchaburi FC.
Manajemen klub kini dituntut segera mencari solusi konkret, mengingat total dana ganti rugi yang harus dikeluarkan sama sekali tidak kecil.
Baca juga: Jadwal Pekan Terakhir Super League: Dibuka Laga Arema FC, Lanjut Penentuan Juara Persib vs Borneo FC
Beban pikiran ini datang di waktu yang krusial, sebab akhir pekan nanti Persib masih harus melakoni pertandingan penting melawan Persijap Jepara pada hari Sabtu, (23/5/2026), yang sekaligus menjadi laga penentuan gelar juara.
Pihak manajemen harus ekstra waspada, karena dalam momen perayaan juara seperti itu, bukan tidak mungkin letupan flare dan petasan justru kembali menyala di markas Maung Bandung.
(BolaSport.com/Lukman Adhi Kurniawan)