Persija Pilih JIS Lawan Semen Padang, Ungkap Alasan Gagal Bermain di SUGBK
Wila Wildayanti May 20, 2026 02:33 AM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Ketua Panpel (Panitia Pelaksana) Persija Jakarta, Tauhid Indrasjarief atau kerap disapa Bung Ferry, mengungkapkan bahwa Macan Kemayoran dipastikan menjamu Semen Padang FC di JIS.

BOLASPORT.COM - Teka-teki venue laga terakhir Persija Jakarta melawan Semen Padang FC akhirnya terjawab. Ketua Panitia Pelaksana Persija, Ferry Indrasjarief, memastikan Macan Kemayoran resmi bermain di Jakarta Internasional Stadium (JIS) bukan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Persija akan menjamu Semen Padang FC dalam laga terakhir atau pekan ke-34 Super League 2025/2026, pada Sabtu (23/5/2026).

Pertandingan terakhir Macan Kemayoran ini memang sempat jadi perbincangan bakal di mainkan di mana.

Pasalnya, sebelumnya ada beberapa kabar Persija akan menjamu Semen Padang FC di SUGBK hingga Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Namun, akhirnya Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief pun mengungkapkan bahwa Macan Kemayoran akan main di JIS.

 

Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah pihak manajemen tidak kunjung mendapat jawaban pasti dari pengelola Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) hingga batas waktu yang ditentukan.

Persija tak ingin ambil resiko karena terkatung-katung tanpa kejelasan dari SUGBK.

Oleh karena itu, Macan Kemayoran pun resmi mengalihkan laga kontra Semen Padang FC ke JIS setelah mendapat lampu hijau dari pihak kepolisian.

“Di JIS. Kita sebenarnya sudah kirim surat ke GBK, tapi nggak dibalas-balas. Setiap ditelepon jawabannya masih ada di meja direksi dan belum ditandatangani,” ujar Ferry Indrasjarief kepada awak media, Selasa (19//5/2026).

“Mereka bilang menunggu keputusan keamanan. Padahal biasanya kan stadion dulu baru keamanan,” ucapnya.

“Ketika kita minta ke pihak keamanan, polisi malah bingung karena biasanya memang pihak stadion dulu yang memberi keputusan.”

Pria yang akrab disapa bung Ferry itu menjelaskan bagaimana akhirnya Persija memilih main di JIS.

“Saya tunggu sampai Senin karena itu batas terakhir kalau memang ada perubahan venue. Karena nggak ada kepastian juga, akhirnya saya diskusi sama Pak Koko, Pak Agus, Pak Nando, Diki, Diego juga ada di situ. Akhirnya diputuskan main di JIS,” jelas Bung Ferry.

“Kita telepon juga Pak Hiro. Beliau bilang kalau main di JIS tidak masalah. Polres Jakarta Utara juga tidak mempermasalahkan.”

“Jadi akhirnya diputuskan di JIS dan pagi tadi surat ke Polres Jakarta Utara juga sudah dimasukkan,” katanya.

Dengan keputusan main di JIS, bung Ferry pun mengungkapkan bahwa pertandingan antara Persija lawan Semen Padang FC ini masih diperkirakan bakal dipenuhi The Jakmania.

Oleh karena itu, Bung Ferry mengaku bahwa pihaknya menyediakan sebanyak 30 ribu tiket.

Ini karena suporter Persija yakni The Jakmania dipercaya masih antusias untuk memberikan dukungan kepada tim kebanggaan.

Apalagi ini akan menjadi laga terakhir Persija untuk Super League musim 2025/2026.

 

“Kita minta izin 30 ribu penonton. Awalnya saya maunya 15 ribu saja, tapi ada masukan dari teman-teman bahwa antusiasme supporter masih besar, jadi akhirnya dibuka 30 ribu,” ungkap Bung Ferry.

“Kita buka sampai tier 2. Kalau cuma tier 1 kapasitasnya sekitar 14 ribu,” tuturnya.

Sekedar informasi, Persija dipastikan bakal finis di posisi ketiga klasemen Super League musim ini.

Pasalnya, saat ini Persija mengemas 68 poin, sehingga ia tak bisa menggusur Borneo FC yang mengemas 76 poin, apalagi sang rival abadi Persib Bandung yang ada di puncak dengan 78 poin.

Untuk itu, Persija dipastikan bakal finis di posisi ketiga klasemen, karena Persebaya Surabaya yang ada di peringkat keempat pun tak akan mampu menggusur dalam laga terakhir karena baru mengemas 55 poin.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.